Didunia ini semua orang ini menjadi seorang yang pemimpin.buktinya saja karena setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri.maka tidak menutup kemungkinan seseorang akan menjadi pemimpin bagi orang lain..pikiran seperti itulah yang menjadi pemikiran saya kedepan.pikir saya kalau saya sudah menjadi pemimpin bagi diri saja sendiri,dan tidak menutup kemungkinan suatu saat saya akan berdiri untuk menjadi pemimpin bagi orang banyak..amin insya allah
Dan jika suatu hari semua itu jadi kenyataan saya jadi seorang pemimpin,maka saya percaya dan yakin semua itu akan mudah untuk menjalaninnya,karena seorang pemimpin akan dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan yang kecil ataupun besar.contohnya saja masalah bagaimana menyikapi konflik yang terjadi disaat saya memimpin,ataupun masalah bagaimana saya memberikan motivasi bagi yang saya pimpim itu untuk giat lagi berkerja bahkan masalah bagaimana gaya saya menjadi pimimpin yang efektif yang bisa diterapkan kepada bawahan saya.itu baru sedikit masalah yang menjadi sekitit kendala dalam sebuah kepemimpinan seseorang.dan mungkin jika saya menjadi pemimpin itu juga saya alami.
JIKA SAYA JADI SEORANG PEMIMPIN
A. Cara saya menghadapi konflik yang terjadi adalah dengan cara:
1. Bijaksana
Karena Seorang pemimpin itu harus bijaksana dalam menyelesaikan konflik.bijaksana dalam hal dapat mendengar penjelasan dari yang berkonflik.
2. Berfikir Adil
Setelah mendengarkan penjelasan dari yang berkonflik tadi barulah dapat mengambil keputusan (tapi yang adil) yang bener yah bener yang salah ya yang salah tanpa melihat orang itu sapa saya.
3. Ajak Duduk bersama dengan yang berkonflik untuk bicara penyelesaian konflik tersebut.
4. Setelah itu cari solusi yang tepat yang menyelesaikan konflik ini.
5. Bicarakan solusi tersebut ke yang berkonflik itu.
6. Lalu damaikan yang berkonflik agar rukun seperti semula.
B. Cara saya memberi motivasi pada bawahan untuk giat bekerja
1. Slalu tekankan kepada bawahan rasa untuk bersyukur kepada tuhan atas semua yang tlah diberikan.
2. Berfikir positif untuk semangat bekerja karena bekerja merupakan sebuah pahala yang dihitung olehnya.
3. Memberikan pegertian bahwa mereka bekerja untuk keluarga yang disayangi nya dirumah.
4. Memberikan pengertian bahwa mereka orang-orang yang termaksud beruntung karena bisa bekerja sedangkan diluar sana masih banyak yang ingin bekerja tapi belum dipercayakan untuk bekerja.
5. Bagi yang kerja nya bagus akan mendapatkan bonus yang sebanding dengan hasil kerja nya.
6. Setiap yang kerjanya memuaskan akan mendapatkan kenaikan gaji.
7. Kebersamaan serta kesetaraan dalam bekerja
C. Bagaimana gaya kepemimpinan yang efektif yang dapat saya terapkan.
1. Gaya kepemimpinan kebersamaan(kekeluargaan)
Gaya ini saya(pemimpim) berbaur bersama bawahannya.agar tidak terjadi kesenggangan antara pemimpin dan bawahan,tapi dalam kaidah-kaidah tertentu.
2. Gaya kepemimpinan berwibawa
Pemimpin harus menampilkan aura kewibawaan kepada bawahannya agar bawahan dapat memandang dirinya.
3. Gaya kepemimpinan yang jujur
Disini jujur dalam segala urusan yang berkenaan tentang perusahaan.jujur dari atasan ke bawahan,dari bawahan ke atasan maupun bawahan ke bawahan.
4. Gaya kepemimpinan tegas mandiri
Gaya ini dituntut kepada bawahan untuk bekerja mandiri sesuai tugasnya masing-masing yang berdampingan dengan sifat pemimpinnya yang tegas dalam hal pekerjaan juga terhadap bawahannya.
5. Gaya kepemimpinan penuntunan bawahan
Gaya seperti ini pemimpin menuntun atau mengarahkan serta memberikan contoh dalam segala hal kepada bawahannya.
Itulah beberapa hal yang saya lakukan apabila saya dipercayakan untuk suatu saat menjadi pemimpin nanti.karena saya percaya pemimpin itu sebuah kepercayaan darinya yang suatu saat dipertanyakan pertanggungjawabannya.
Selasa, 10 Mei 2011
PERAN MAHASISWA TERHADAP MASYARAKAT
MAHASISWA…………apa yang anda pikirkan setelah mendengar nama atau sebutan itu ?????? mungkinkah yang ada dalam pikiran anda adalah makna sebutan itu ataukah peranannya dalam lingkungan sekitarnya ???? iy mungkin itu yang terlintas dalam pikiran anda setelah mendengan gelar itu.
Dalam kesempatan kali ini saya ingin sedikit membahas tentang makna gelar ini serta perannya dalam masyarakat sekitar.kita mulai saja,
Gelar mahasiswa sering kali kita dengan bahkan banyak disamping kita tapi apakah makna dari kata mahasiswa itu kita tau makna sesungguhnya??
Mahasiswa sebenarnya mempunyai makna yang begitu berarti dibaliknya,mahasiswa yaitu gelar bagi seorang pelajar yang paling tinggi tingkatannya dari pelajar di bawah nya yang belajar untuk lebih memdalami pengetahuan serta kemampuan dirinya untuk dapat diterapkan nanti setelah selesai dalam ini yang ilmu nya dapat dipergunakan atau dimamfaatkan bagi dirinya maupun sekelilingnya yaitu masyarakat bangsa dan Negara nya.
Dari makna tersebut tlah didapatkankan apa sajakah peranan seorang mahasiswa.peranannya sebagai berikut:
1. Memberikan contoh pagi pelajar dibawahnya
Maksudnya disini yaitu mahasisawa dapat memberikan contoh kepada pelajar dibawahnya (yaitu SD,SMP,serta SMA) untuk lebih semangat dalam belajar agar bisa melanjutkan pembelajarnya agar sampai kejenjang ini.
2. Dapat memberikan atau mencipkan sebuah pola pikir dalam masyarakat yang baik,berkembang pola piker yang inovatif.
3. Mampu mengajak untuk bekerja sama untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta dunia kita dengan cara yang kreatif dan terbaru yang dapat menimbulkan kebiasaan yang baik dalam masyarakat.
4. Dapat menjadi cermin pola pikir bagi masyarakat terhadap pentingnya sebuah pendidikan bagi anak bangsayang dapat memajukan Negaranya.
5. Dapat menjadi saranan social bagi masyarakat untuk mengungkapkan pikiran dan saran untuk para petinggi rakyat.
6. Bisa jadi pemersatu rakyak baik bawah taupun atas..
Yang diatas itu merupakan sedikit peranan mahasiswa dalam masyarakat sebenarnya masih banyak lagi perannan mahasiswa di masyarakat tapi semua itu tergantung dari cara masyarakat menyikapi dan dapat mengambil peranan mahasiwa itu terhadap masyarakat itu sendiri.
MARI KITA SEBAGAI MAHASISWA BERIKANLAH PERANAN YANG BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT..KARENA SETELAH INI KITA AKAN MENJADI BAGIAN DARI MASYARAKAT ITU SENDIRI.KARENA MASYARAKAT YANG DAPAT BERMANFAAT ITU TERCIPTANYA DARI MAHASISWA YANG BERMANFAAT JUGA.
Dalam kesempatan kali ini saya ingin sedikit membahas tentang makna gelar ini serta perannya dalam masyarakat sekitar.kita mulai saja,
Gelar mahasiswa sering kali kita dengan bahkan banyak disamping kita tapi apakah makna dari kata mahasiswa itu kita tau makna sesungguhnya??
Mahasiswa sebenarnya mempunyai makna yang begitu berarti dibaliknya,mahasiswa yaitu gelar bagi seorang pelajar yang paling tinggi tingkatannya dari pelajar di bawah nya yang belajar untuk lebih memdalami pengetahuan serta kemampuan dirinya untuk dapat diterapkan nanti setelah selesai dalam ini yang ilmu nya dapat dipergunakan atau dimamfaatkan bagi dirinya maupun sekelilingnya yaitu masyarakat bangsa dan Negara nya.
Dari makna tersebut tlah didapatkankan apa sajakah peranan seorang mahasiswa.peranannya sebagai berikut:
1. Memberikan contoh pagi pelajar dibawahnya
Maksudnya disini yaitu mahasisawa dapat memberikan contoh kepada pelajar dibawahnya (yaitu SD,SMP,serta SMA) untuk lebih semangat dalam belajar agar bisa melanjutkan pembelajarnya agar sampai kejenjang ini.
2. Dapat memberikan atau mencipkan sebuah pola pikir dalam masyarakat yang baik,berkembang pola piker yang inovatif.
3. Mampu mengajak untuk bekerja sama untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta dunia kita dengan cara yang kreatif dan terbaru yang dapat menimbulkan kebiasaan yang baik dalam masyarakat.
4. Dapat menjadi cermin pola pikir bagi masyarakat terhadap pentingnya sebuah pendidikan bagi anak bangsayang dapat memajukan Negaranya.
5. Dapat menjadi saranan social bagi masyarakat untuk mengungkapkan pikiran dan saran untuk para petinggi rakyat.
6. Bisa jadi pemersatu rakyak baik bawah taupun atas..
Yang diatas itu merupakan sedikit peranan mahasiswa dalam masyarakat sebenarnya masih banyak lagi perannan mahasiswa di masyarakat tapi semua itu tergantung dari cara masyarakat menyikapi dan dapat mengambil peranan mahasiwa itu terhadap masyarakat itu sendiri.
MARI KITA SEBAGAI MAHASISWA BERIKANLAH PERANAN YANG BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT..KARENA SETELAH INI KITA AKAN MENJADI BAGIAN DARI MASYARAKAT ITU SENDIRI.KARENA MASYARAKAT YANG DAPAT BERMANFAAT ITU TERCIPTANYA DARI MAHASISWA YANG BERMANFAAT JUGA.
Cara menghindarkan diri seseorang dari bahaya narkoba
Pada zaman sekarang ini di kalangan masyarakat luar telah berkembang kebiasaan serta kebudayaan yang salah yaitu kebudayaan mengkonsumsi barang haram (narkoba).zaman sekarang ini narkoba bukan lagi konsumsi yang tabu di kalangan anak mudah,terutama pada kalangan-kalangan pelajar dan mahasiswa.
Mungkin ,paham sekarang ini tlah berpengan prinsip tidak memakai dan menggunakan narkoba merupakan hal yang norak dan ketinggalan zaman,walau mereka tau sebenarnya hal itu akan sangat tidak bermamfaat untuk dirinya dan orang lain,yang dapat merusak dirinya dan masa depannya...tapi semua itu di kesampingkan karena kenikmatan sesaat yang mereka inginkan.
Sesungguhnya, semua kebiasaan buruk mengkonsumsi narkoba itu berawal dari sebuah lingkungan serta pergaulan,itulah yang membuat paham menggunakan barang haram tersebut beredar,karena rasa ingin tau yang dimilikinya,didukung lingkungan serta pergaulan yang menjerumuskan dengan memperkenalkan kenikmatan-kenikmatan tiada tara,yang mungkin saja tidak didapatkan oleh anak tersebut didalam keluarganya.karena itu lah anak tersebut mencoba mencari untuk mencarinya diluar.dan mereka dapatkan kesenangan itu dari barang haram ini walaupun itu hanya sesaat tapi,bagi mereka kesenangan sesaat itulah daripada tidak sama sekali mendapatkan kesenangan itu.
Ada beberapa cara untuk menghindarkan diri seseorang dari lingkup narkoba itu dan agar tidak terjerumus untuk mengkomsumsi narkoba.cara nya sebagai berikut:
1. Pendekatan diri kepada tuhan yang masa esa
Dengan mendekatkan diri dengan tuhan yang masa esa maka akan terjalin sebuah komunikasi batin yang baik dengannya.dan orang tersebut akan selalu ingat setiap apa yang akan diperbuatnya baik itu perbuatan yang benar atau pun perbuatan yang salah.karena orang yang dekat pada tuhannya akan tau yang baik atau buruk bagi diri nya.
2. Pemberian perhatian yang cukup dalam keluarga
Karena lingkungan yang paling dekat adalah keluarga maka sepatutnya setiap anggota keluarga memberikan perhatian serta kasih sayang yang cukup agar tidak ada keluarga(anak) mencari yang tidak ia dapatkan di dalam keluarga itu.
3. Menyalurkan potensi (bakat) diri dalam hal yang positif
Didalam diri setiap orang terdapat potensi(bakat) saya yakin itu…
Maka sebaiknya potensi atau bakat itu disalurkan dalam hal yang positif.contohnya begini misalkan seseorang itu merasa berbakat dalam bidang seni atau olahraga contohnya melukis atau bermain bulu tangkis.nah..salurkan lah dengan cara belajar untuk lebih mengusaai dan memperdalam bakat tersebut agar menjadi hal yang bermamfaat bagi diri orang tersebut ataupun bisa bermanfaat bagi orang lain.
4. Mengikuti kegiatan atau organisasi yang positif
Maksudnya disini adalah kegiatan serta organisasi yang bermamfaat bagi diri orang tersebut serta masyarakat lain.contoh nya saja organisasi atau kegiatan pecinta alam.dan karena terfokus untuk kegiatan ini maka akan dapat menutup pikiran seseorang untuk berbuat hal-hal lain yang tidak ada manfaatnya yaitu contohnya mengkonsumsi narkoba.
5. Mencari untuk mengetahui dampak kerugian apa saja kalau orang itu mengkonsumsi narkoba.
Dengan mencari dan mengetahui dampak-dampak negative serta kerugian apa saja yang akan diri kita dapatkan dari mengkonsumsi narboka maka orang itu akan sadar dan akan perbikir ulang untuk menggunakan barang haram ini.
karena saya percaya seseorang sesungguhnya tidak mengharapkan dirinya rusak.
Itulah beberapa cara untuk terhindar dari narkoba,jadi mulai sekarang jadilah manusia yang sadar dan dapat sayang dengan diri sendiri dengan cara menjauhi narkoba ataupun barang haram lainnya………
Mungkin ,paham sekarang ini tlah berpengan prinsip tidak memakai dan menggunakan narkoba merupakan hal yang norak dan ketinggalan zaman,walau mereka tau sebenarnya hal itu akan sangat tidak bermamfaat untuk dirinya dan orang lain,yang dapat merusak dirinya dan masa depannya...tapi semua itu di kesampingkan karena kenikmatan sesaat yang mereka inginkan.
Sesungguhnya, semua kebiasaan buruk mengkonsumsi narkoba itu berawal dari sebuah lingkungan serta pergaulan,itulah yang membuat paham menggunakan barang haram tersebut beredar,karena rasa ingin tau yang dimilikinya,didukung lingkungan serta pergaulan yang menjerumuskan dengan memperkenalkan kenikmatan-kenikmatan tiada tara,yang mungkin saja tidak didapatkan oleh anak tersebut didalam keluarganya.karena itu lah anak tersebut mencoba mencari untuk mencarinya diluar.dan mereka dapatkan kesenangan itu dari barang haram ini walaupun itu hanya sesaat tapi,bagi mereka kesenangan sesaat itulah daripada tidak sama sekali mendapatkan kesenangan itu.
Ada beberapa cara untuk menghindarkan diri seseorang dari lingkup narkoba itu dan agar tidak terjerumus untuk mengkomsumsi narkoba.cara nya sebagai berikut:
1. Pendekatan diri kepada tuhan yang masa esa
Dengan mendekatkan diri dengan tuhan yang masa esa maka akan terjalin sebuah komunikasi batin yang baik dengannya.dan orang tersebut akan selalu ingat setiap apa yang akan diperbuatnya baik itu perbuatan yang benar atau pun perbuatan yang salah.karena orang yang dekat pada tuhannya akan tau yang baik atau buruk bagi diri nya.
2. Pemberian perhatian yang cukup dalam keluarga
Karena lingkungan yang paling dekat adalah keluarga maka sepatutnya setiap anggota keluarga memberikan perhatian serta kasih sayang yang cukup agar tidak ada keluarga(anak) mencari yang tidak ia dapatkan di dalam keluarga itu.
3. Menyalurkan potensi (bakat) diri dalam hal yang positif
Didalam diri setiap orang terdapat potensi(bakat) saya yakin itu…
Maka sebaiknya potensi atau bakat itu disalurkan dalam hal yang positif.contohnya begini misalkan seseorang itu merasa berbakat dalam bidang seni atau olahraga contohnya melukis atau bermain bulu tangkis.nah..salurkan lah dengan cara belajar untuk lebih mengusaai dan memperdalam bakat tersebut agar menjadi hal yang bermamfaat bagi diri orang tersebut ataupun bisa bermanfaat bagi orang lain.
4. Mengikuti kegiatan atau organisasi yang positif
Maksudnya disini adalah kegiatan serta organisasi yang bermamfaat bagi diri orang tersebut serta masyarakat lain.contoh nya saja organisasi atau kegiatan pecinta alam.dan karena terfokus untuk kegiatan ini maka akan dapat menutup pikiran seseorang untuk berbuat hal-hal lain yang tidak ada manfaatnya yaitu contohnya mengkonsumsi narkoba.
5. Mencari untuk mengetahui dampak kerugian apa saja kalau orang itu mengkonsumsi narkoba.
Dengan mencari dan mengetahui dampak-dampak negative serta kerugian apa saja yang akan diri kita dapatkan dari mengkonsumsi narboka maka orang itu akan sadar dan akan perbikir ulang untuk menggunakan barang haram ini.
karena saya percaya seseorang sesungguhnya tidak mengharapkan dirinya rusak.
Itulah beberapa cara untuk terhindar dari narkoba,jadi mulai sekarang jadilah manusia yang sadar dan dapat sayang dengan diri sendiri dengan cara menjauhi narkoba ataupun barang haram lainnya………
Selasa, 26 April 2011
RANGKUMAN BAB XI : MOTIVASI UNTUK BEKERJA
Pembahasan dalm bab ini dimulai dengan pembicaraan pengertian motivasi menurut dua pendapat,dan ditujukkan bahwa dalam suatu organisasi mencakup dua kekuatan yaitu internal dan eksternal.serta mengatur agar manusia sesuai dengan tujuan organisasi,maka harus ada perpaduan antara motivasi akan pemenuhan kebutuhan mereka sendiri dan permintaan organisasi.
A. PENGERTIAN MOTIVASI
Motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan.
Motivasi merupakan masalah kompleks dalam organisasi,karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi berbeda.hal ini berbeda karena setiap anggota suatu organisasi adalah ‘unik’ secara biologis maupun psikologis,dan berkembang atas dasar proses belajaryang berbeda pula.manajer organisasi perusahaan penting mengetahui apa yang menjadi motivasi para karyawan atau bawahannya,sebab factor ini akan menentukan jalannya organisasi dalam mencapai tujuannya.
B. MOTIVASI INTERNAL
Kebutuhan dan keinginan yang ada dalam diri seseorang akan menimbulkan motivasi internal.kekuatan ini akan mempengaruhi pikirannya,yang selanjutnyaakan mengarahkan perilaku orang tersebut.
Penggolongan motivasi internal yang dapat diterima secara umum belum mendapat kesepakatan para ahli.namun demikian,psikolog-spikolog menyetujui bahwa motivasi dapat dikelompokkan kedalam dua kelompok,yaitu ;
A. Motivasi fisiologis,yang merupakan motivasi alamiah (biologis)
B. Motivasi psokologis,yang dapat dikelompokkan dalam tiga kategori dasar yaitu :
1. Motivasi kasih sayang ; motivasi untuk menciptakan dan memelihara kehangatan,keharmonisan dan kepuasan batiniah (emosional) dalam berhubungan dengan orang lain.
2. Motivasi mempertahankan diri ; motivasi untuk melindungi kepribadian, menghindari luka phisik dann psikologis, menghindari untuk tidak ditertawakan dan kehilangan muka,mempertahankan prestise dan mendapatkan kebanggaan diri.
3. Motivasi memperkuat diri ; motivasi untuk mengembangkan kepribadian,berprestasi,menaikkan prestasi dan mendapatkan mengakuan orang lain, memuaskan diri dengan penguasaannya terhadap orang lain.
C. MOTIVASI EKSTERNAL
Motivasi eksternal menjelaskan kekuatan-kekuatan yang ada di dalam individu yang dipengaruhi factor-faktor intern yang dikendalikan oleh manajer yaitu meliputi suasana kerja seperti gaji,kondisi kerja, dan kebijaksanaan perusahaan,dan hubungan kerja,seperti penghargaan,kenaikkan pangkatdan tanggungjawab.
Dalam seorang manajer dapat mempergunakan motivasi eksternal yang positif ataupun negative.motivasi positif memberikan penghargaan untuk pelaksanaan kerja yang baik.motivasi yang negative memperlakukan hukuman bila pelaksanaan kerja jelek.
D. PENDEKATAN – PENDEKATAN TERHADAP MOTIVASI
1. Pendekatan hubungan manusiawi tradisional
Pendekatan hubungan manusiawi tradisional pada umumnya tidak menyadari pentingnya proses psikologis,pandangan tersebut terutama didasarkan atas tiga asumsi berikkut ini :
a. Personalia terutama dimotivasi secara ekonomis dan perasaan aman serta kondisi kerja yang baik.
b. Pemenuhan ketiga hal itu akan menpunyai pengaruh positif pada semangat kerja mereka
c. Ada korelasi positif antara semangat kerja dan produktivitas.
Dengan tiga asumsi ini,masalah motivasional yang dihadapi manajemen relative mudah dipecahkan dan diselesaikan.
2. Pendekatan modern
Pendekatan ini lebih memproitaskan kepada pendekatan keprilakuan manajemen untuk mulai mencari secara lebih seksama dasar-dasar teroritisbaru dan berusaha untuk mengembangan teknik-teknik motivasi baru.
E. TEORI KEBUTUHAN MASLOW
Lima kebutuhan dasar manusia menurut MASLOW
1. Kebutuhan fisiologis yaitu kebutuhan seperti rasa lapar,haus,seks,perumahan,tidur dan sebagainya.
2. Kebutuhan keamanan yaitu kebutuhan akan keselamatan dan perlindungan dari bahaya,ancaman dam perampasan ataupun pemecatan dari pekerjaan.
3. Kebutuhan social yaitu kebutuhan akan rasa cinta dan kepuasan dalam menjalin hubungan dengan orang lain, kepuasan dan perasaan memiliki serta diterima dalam suatu kelompok,rasa kekeluargaan,persahabatan dan kasih sayang.
4. Kebutuhan penghargaan yaitu kebutuhan atas akan status atau kedudukan,kehormatan diri, reputasi dan prestasi.
5. Kebutuhan aktualisasi diri yaitu kebutuhan pemenuhan diri,untuk mempergunakan potensi diri,pengembangan diri semaksimal mungki, kreativitas,ekspresi diri dan melakukan apa yang paling cocok ,serta menyelesaikan pekerjaannya sendiri.
Teori maslow ini telah banyak digunakan sebagai dasar penelitian untuk menentukan bagaimana masing-masing tingkat kebutuhan ituberkaitan dengan perilaku seseorang.
F. TEORI MOTIVASI BERPRESTASI McCLELLAND
Menurut McClelland,seseorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi,apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi lebih baik daripada yang laindalam banyak situasi.
McClelland memusatkan perhatiannya pada tiga kebutuhan manusia yaitu
1. Kebutuhan prestasi(kebutuhan akan keinginan untuk mengambil sesuatu yang menjadi tanggung jawab dia untuk melakukan sagala sesuatu secara kreatif dan innovative)
2. Kebutuhan afiliasi (kebutuhan ini ditunjukkan adanya keinginan untuk bersahabat)
3. Kebutuhan kekuasaan (tercermin pada seseorang yang ingin mempunyai pengaruh atas orang – orang lain.
Teori McClelland ini sangat penting untuk mempelajari motivasi karena motivasi prestasi dapat diajarkan untuk mencapai sukses kelompok atau organisasi.penelitian McClelland menunjukkan bahwa motivasi prestasi dapat diperoleh melalui latihan dengan mengajarkan seseorang untuk berpikir dan berbuat dengan motivasi prestasi.
G. TEORI MOTIVASI DUA-FAKTOR HERZBERG
Teori Herzberg berhubungan erat dengan hirarki kebutuhan Maslow.faktor-faktor higienis,seperti istilah medis,adalah bersifat preventif dan merupakan factor lingkungan,dan secara kasar ekuivalen dengan kebutuhan-kebutuhan tingkat bawah Maslow.factor-faktor higienis bukan sebagai kepuasan kerja,tetapi justru sebaliknya sebagai sumber ketidakpastian kerja. Factor-factor tersebut adalah kondisi kerja,hubungan antar pribadi ( terutama dengan mandor ), gaji dan sebagainya.perbaikkan terhadap factor –factor higienis akan mencegah,mengurangi atau menghilangkan ketidakpuasan kerja,tetapi tidak akan menimbulkan dorongan atau kepuasan kerja.faktor higienis sendiri tidak menimbulkan motivasi,tetapi diperluhkan agar motivasi dapat berfungsi atau dengan kata lain berperan sebagai ‘landasan’ bagi sebuah motivasi kerja.
A. PENGERTIAN MOTIVASI
Motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan.
Motivasi merupakan masalah kompleks dalam organisasi,karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi berbeda.hal ini berbeda karena setiap anggota suatu organisasi adalah ‘unik’ secara biologis maupun psikologis,dan berkembang atas dasar proses belajaryang berbeda pula.manajer organisasi perusahaan penting mengetahui apa yang menjadi motivasi para karyawan atau bawahannya,sebab factor ini akan menentukan jalannya organisasi dalam mencapai tujuannya.
B. MOTIVASI INTERNAL
Kebutuhan dan keinginan yang ada dalam diri seseorang akan menimbulkan motivasi internal.kekuatan ini akan mempengaruhi pikirannya,yang selanjutnyaakan mengarahkan perilaku orang tersebut.
Penggolongan motivasi internal yang dapat diterima secara umum belum mendapat kesepakatan para ahli.namun demikian,psikolog-spikolog menyetujui bahwa motivasi dapat dikelompokkan kedalam dua kelompok,yaitu ;
A. Motivasi fisiologis,yang merupakan motivasi alamiah (biologis)
B. Motivasi psokologis,yang dapat dikelompokkan dalam tiga kategori dasar yaitu :
1. Motivasi kasih sayang ; motivasi untuk menciptakan dan memelihara kehangatan,keharmonisan dan kepuasan batiniah (emosional) dalam berhubungan dengan orang lain.
2. Motivasi mempertahankan diri ; motivasi untuk melindungi kepribadian, menghindari luka phisik dann psikologis, menghindari untuk tidak ditertawakan dan kehilangan muka,mempertahankan prestise dan mendapatkan kebanggaan diri.
3. Motivasi memperkuat diri ; motivasi untuk mengembangkan kepribadian,berprestasi,menaikkan prestasi dan mendapatkan mengakuan orang lain, memuaskan diri dengan penguasaannya terhadap orang lain.
C. MOTIVASI EKSTERNAL
Motivasi eksternal menjelaskan kekuatan-kekuatan yang ada di dalam individu yang dipengaruhi factor-faktor intern yang dikendalikan oleh manajer yaitu meliputi suasana kerja seperti gaji,kondisi kerja, dan kebijaksanaan perusahaan,dan hubungan kerja,seperti penghargaan,kenaikkan pangkatdan tanggungjawab.
Dalam seorang manajer dapat mempergunakan motivasi eksternal yang positif ataupun negative.motivasi positif memberikan penghargaan untuk pelaksanaan kerja yang baik.motivasi yang negative memperlakukan hukuman bila pelaksanaan kerja jelek.
D. PENDEKATAN – PENDEKATAN TERHADAP MOTIVASI
1. Pendekatan hubungan manusiawi tradisional
Pendekatan hubungan manusiawi tradisional pada umumnya tidak menyadari pentingnya proses psikologis,pandangan tersebut terutama didasarkan atas tiga asumsi berikkut ini :
a. Personalia terutama dimotivasi secara ekonomis dan perasaan aman serta kondisi kerja yang baik.
b. Pemenuhan ketiga hal itu akan menpunyai pengaruh positif pada semangat kerja mereka
c. Ada korelasi positif antara semangat kerja dan produktivitas.
Dengan tiga asumsi ini,masalah motivasional yang dihadapi manajemen relative mudah dipecahkan dan diselesaikan.
2. Pendekatan modern
Pendekatan ini lebih memproitaskan kepada pendekatan keprilakuan manajemen untuk mulai mencari secara lebih seksama dasar-dasar teroritisbaru dan berusaha untuk mengembangan teknik-teknik motivasi baru.
E. TEORI KEBUTUHAN MASLOW
Lima kebutuhan dasar manusia menurut MASLOW
1. Kebutuhan fisiologis yaitu kebutuhan seperti rasa lapar,haus,seks,perumahan,tidur dan sebagainya.
2. Kebutuhan keamanan yaitu kebutuhan akan keselamatan dan perlindungan dari bahaya,ancaman dam perampasan ataupun pemecatan dari pekerjaan.
3. Kebutuhan social yaitu kebutuhan akan rasa cinta dan kepuasan dalam menjalin hubungan dengan orang lain, kepuasan dan perasaan memiliki serta diterima dalam suatu kelompok,rasa kekeluargaan,persahabatan dan kasih sayang.
4. Kebutuhan penghargaan yaitu kebutuhan atas akan status atau kedudukan,kehormatan diri, reputasi dan prestasi.
5. Kebutuhan aktualisasi diri yaitu kebutuhan pemenuhan diri,untuk mempergunakan potensi diri,pengembangan diri semaksimal mungki, kreativitas,ekspresi diri dan melakukan apa yang paling cocok ,serta menyelesaikan pekerjaannya sendiri.
Teori maslow ini telah banyak digunakan sebagai dasar penelitian untuk menentukan bagaimana masing-masing tingkat kebutuhan ituberkaitan dengan perilaku seseorang.
F. TEORI MOTIVASI BERPRESTASI McCLELLAND
Menurut McClelland,seseorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi,apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi lebih baik daripada yang laindalam banyak situasi.
McClelland memusatkan perhatiannya pada tiga kebutuhan manusia yaitu
1. Kebutuhan prestasi(kebutuhan akan keinginan untuk mengambil sesuatu yang menjadi tanggung jawab dia untuk melakukan sagala sesuatu secara kreatif dan innovative)
2. Kebutuhan afiliasi (kebutuhan ini ditunjukkan adanya keinginan untuk bersahabat)
3. Kebutuhan kekuasaan (tercermin pada seseorang yang ingin mempunyai pengaruh atas orang – orang lain.
Teori McClelland ini sangat penting untuk mempelajari motivasi karena motivasi prestasi dapat diajarkan untuk mencapai sukses kelompok atau organisasi.penelitian McClelland menunjukkan bahwa motivasi prestasi dapat diperoleh melalui latihan dengan mengajarkan seseorang untuk berpikir dan berbuat dengan motivasi prestasi.
G. TEORI MOTIVASI DUA-FAKTOR HERZBERG
Teori Herzberg berhubungan erat dengan hirarki kebutuhan Maslow.faktor-faktor higienis,seperti istilah medis,adalah bersifat preventif dan merupakan factor lingkungan,dan secara kasar ekuivalen dengan kebutuhan-kebutuhan tingkat bawah Maslow.factor-faktor higienis bukan sebagai kepuasan kerja,tetapi justru sebaliknya sebagai sumber ketidakpastian kerja. Factor-factor tersebut adalah kondisi kerja,hubungan antar pribadi ( terutama dengan mandor ), gaji dan sebagainya.perbaikkan terhadap factor –factor higienis akan mencegah,mengurangi atau menghilangkan ketidakpuasan kerja,tetapi tidak akan menimbulkan dorongan atau kepuasan kerja.faktor higienis sendiri tidak menimbulkan motivasi,tetapi diperluhkan agar motivasi dapat berfungsi atau dengan kata lain berperan sebagai ‘landasan’ bagi sebuah motivasi kerja.
RANGKUMAN BAB X : DINAMIKA KONFLIK DALAM ORGANISASI
Konflik biasanya timbul sebagai hasil adanya masalah-masalah hubungan pribadi(ketidaksesuaian tujuan atau nilai-nilai pribadi karyawan dengan perilaku yang harus diperankan pada jebatannya,atau perbedaan persepsi) dan struktur organisasi (perebutan sumber daya-sumber daya yang terbatas,pertarungan antar departemen dan sebagainya.
Pada hekaktnya konflik merupakan suatu pertarungan menang kalah antara kelompok atau perorangan yang berbeda kepentingannya satu sama lain dalam organisasi.
Dalam bab ini,pembahasan akan dimulai dengan membicarakan tentang pengertian berbagai jenis konflik.kemudian konflik antar pribadi diuraikan dengan kerangka jendela johari dan strategi-strategi penyelesaiannya.
JENIS-JENIS KONFLIK
Orang mengelompokkan konflik ke dalam :
1. Konflik peranan yang terjadi di dalam diri seseorang ( personrole conflict ).dimana peraturan yang berlaku tak dapat diterima oleh seseorang sehingga orang itu memilih untuk tidak melaksanakan sesuatu sesuai dengan peraturan yang berlaku tersebut.
Konflik ini pada hakekatnya meminta kesadaran orang untuk menaati peraturan yang ada atau memerlukan kesetiaan orang pada organisasi.
2. Konflik antar peranan (inter-role conflict),dimana orang menghadapi persoalan karena dia menjabat dua atau lebih fungsi yang saling bertentangan.
Konflik ini dapat dihindari dengan mendefinisikan kembali tugas yang terlebih dahulu telah dispesialisasikan dan dialokasikan pada seorang tertentu sehingga akibat negative dwi fungsi diminimumkan.
3. Konflik yang timbul karena seseorang,harus memenuhi harapan beberapa orang ( intersender conflict ).
Ini dapat dihindari denagn memperlakukan sama bagi semua pihak-pihak yang berkepentingan.
4. Konflik yang timbul karena disampaikannya informasi yang saling bertentangan ( intrasender conflict ).
Ini dapat dihindari dengan system informasi yang lebih baik serta adanya buku pedoman atau tujuan perusahaan.
Lima jenis konflik (menurut pihak-pihak yang saling bertentangan)
A. Konflik dalam diri individu
Yang terjadi bila seseorang individu menghadapi ketidakpastian tentang pekerjaan yang dia harapkan untuk melaksanakannya.
B. Konflik antar individu dalam organisasi yang sama,
Dimana hal ini sering diakibatkan oleh perbedaan-perbedaan kepribadian.
C. Konflik antar individu dan kelompok.
Yang berhubungan dengan individu menanggapi tekanan untuk keseragaman yang dipaksakan oleh kelompok kerja mereka.
D. Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama
Karena terjadi pertentangan kepentingan antar kelompok.
E. Konflik antar organisasi
Yang timbul sebagai akibat bentuk persaingan ekonomi dalam system perekonomian suatu Negara.
BERBAGAI SEGI POSITIF DARI KONFLIK SEBAGAI BERIKUT :
1. Konflik dalam:
• Perggantian pimpinan yang lebih berwibawa,penuh ide baru dan semangat baru.
• Perubahan tujuan organisasi yang lebih mencerminkan nilai-nilai yang disesuaikan dengan perubahan situasi dan kondisi.
• Pelembagaan konflik itu sendiri artinya konflik disalurkan tidak merusak susunan atau struktur organisasi.
2. Konflik dengan organisasi lain mungkin dapat :
• Lebih mempersatukan para anggota organisasi.
• Mendatangkan kehidupan baru di dalam hal tujuan serta nilai organisasi
• Lebih menyadarkan para anggota terhadap strategi serta taktik lawan.
• Sebagai suatu lembaga pengawasan masyarakat.
Bagaimanapun juga, konflik merupakan suatu hal yang memakan pikiran,waktu,tenaga,dan lain-lain untuk menyelesaikannya.kalau ini sering terjadi dan penyelesainnya berlarut-larut akan memperlemah kedudukan pihak-pihak yang saling konflik dan organisasi sebagai keseluruhan.
SUMBER-SUMBER KONFLIK ORGANISASIONAL
Berbagai sumber utama konflik organisasional dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Kebutuhan untuk membagi sumber daya – sumber daya yang terbatas.
Konflik ini dapat timbul karena kelompok-kelompok organisasi bersaing untuk memperebutkan bagian terbesar sumber daya – sumber daya yang tersedia.
2. Perbedaan – perbedaan dalam berbagai tujuan.
Kelompok-kelompok organisasi cenderung menjadikan terspesialisasi atau dibedakan karena mereka mengembangkan berbagai tujuan,tugas dan personalia yang tidak sama.perbedaan-perbedaan ini sering menyakibatkan konflik kepentingan atau prioritas,meskipun tujuan organisasi sebagai keseluruhan telah disetujuin.
3. Saling ketergantungan kegiatan-kegiatan kerja.
Konflik potensial adalah terbesar apabila suatu unit tidak dapat mulai pekerjaannya karena harus menunggu penyelesaian pekerjaan unit lain.
4. Perbedaan nilai-nilai atau persepsi.
Perbedaan-perbedaan tujuan diantara anggota berbagai satuan dalam organisasi sering berkaitan dengan berbagai perbedaan sikap,nilai-nilai dan persepsi yang dapat menimbulkan konflik.
5. Kemenduaan organisasional
Konflik antar kelompok dapat juga berasal dari tanggungjawab kerja yang dirumuskan secara mendua (ambiguous) dan tujuan-tujuan yang tidak jelas.
6. Gaya-gaya individual.
Pada umumnya konflik ini terjadi apabila para anggota kelompok sangat berbeda dalam hal ciri-ciri seperti sifat kerja,umur dan pendidikan.
KONFLIK ANTAR PRIBADI
Salah satu penanganan analitis konflik antar pribadi dapat diperoleh dengan mempelajari berbagai cara berbeda yang dipergunakan seorang “pribadi” untuk berinteraksi dengan pribadi-pribadi lain.
Menurut JENDELA JOHARI pribadi seseorang terbagi menjadi 4 yaitu :
1. Pribadi terbuka (open self),bentuk interaksi ini orang mengenal dirinya sendiri dan orang lain.
2. Pribadi tersembunyi (hidden self),bentuk ini orang mengenal dirinya sendiri tetapi tidak mengenal pribadi orang lain.
3. Pribadi buta (blind self),bentuk ini orang mengenal pribadi orang lain tetapi tidak mengenal dirinya sendiri.
4. Pribadi tak dikenal (undiscovered self),bentuk ini orang tidak mengenal baik dirinya sendiri maupun orang lain.
Jendela johari hanya mengemukakan berbagai kemungkinan pola antar pribadi,tetapi tidak menggambarkan situasi-situasi konflik antar pribadi yang mungkin terjadi.meskipun demikian jendela johari sangat berguna untuk menganalisa situasi-situasi konflik tersebut.
Terdapat tujuh pedoman bagi pengadaan umpan balik untuk hubungan-hubungan antara pribadi yang efektif dapat diperinci sebagai berikut:
A. Menjadi lebih deskriptif daripada bersifat pertimbangan
B. Menjadi lebih spesifik daripada umum
C. Menangani hal-hal yang dapat diubah
D. Bemberi umpan balik apabila diinginkan
E. Memperhatikan motif-motif pemberian dan penerimaan umpan balik
F. Memberikan umpan balik pada saat perilaku berlangsung
G. Memberikan umpan balik bila akurasinya dapat dicek dengan orang-orang lain.
KONFLIK ORGANISASIONAL
Dalm hal ini litterer mengemukakan empat penyebab konflik organisasional yaitu antara lain:
1. Suatu situasi dimana tujuan – tujuan tidak sesuai
2. Keberadaan peralatan-peralatan yang tidak cocok atau alokasi-lalokasi sumber daya yang tidak sesuai
3. Suatu masalah ketidaktepatan status
4. Perbedaan presepsi
KONFLIK STRUKTURAL
Dalam organisasi klasik ada empat bidang structural dimana konflik sering terjadi:
A. Konflik hirarkis,yaitu konflik antara berbagai tingkatan organisasi
B. Konflik fungsional,yaitu konflik antara berbagai departemen fungsional organisasi.
C. Konflik lini-staf,yaitu konflik antar lini dan staf.
D. Konflik formal – informal,yaitu konflik antara organisasi formal dan informal.
PERANANN KONFLIK DALAM ORGANISASI
Secara tradisional,pendekatan terhadap konflik organisasional adalah sangat sederhana dan optimistic.pendekatan tersebut didasarkan atas tiga anggapan sebagai berikut:
1. Konflik menurut definisinya dapat dihindarkan
2. Konflik diakibatkan oleh para pembuat masalah, pengacau, dan primadona.
3. Bentuk-bentuk wewenang legalistic seperrti ‘ berjalan melalui sluran-saluran ‘ atau ‘berpegang pada aturan ‘
Dan hasilnya berupa serangkaian anggapan baru tentang konflik yang hamper persis berlawana dengan anggapan-anggapan tradisional:
1. konflik tidak dapat dihindarkan
2. konflik ditentukan oleh factor-faktor structural seperti bentuk phisik suatu bangunan,desain struktur karier,atau sifat sistem kelas.
3. Konflik adalah bagian integral sifat perubahan.
4. Konflik dapat membantu atau menghambat pelaksanaan kegiatan organisasi dalam berbagai derajat.
5. Tingkat konflik minimal adalah optimis.
Atas dasar anggapan-anggapan diatas,manajemen konflik organisasional telah menggunakan suatu pendekatan baru.pendekatan yang cukup representative adalah tiga strategi dasar untuk mengurangi konflik organisasional yang dikemukan litterer yaitu:
1. Penyangga atau penengah dapat diletakkan diantara pihak-pihak yang sedang berkonflik.
2. Membantu pihak-pihak yang sedang konflik untuk menggembangan pandangan yang lebih baik tentang diri mereka dan cara mereka yang saling mempengaruhi.
3. Merancang kembali struktur organisasi agar konflik berkurang.
MENGINDARI KONFLIK ORGANISASI
Ada beberapa cara untuk menghinadari konflik dalam suatu organisasi antara lain sebagai berikut :
A. Pemimpin organisasi harus memperhatikan sikap dan pendapat para anggoata organisasi agar kegiatan yang terorganisasi secara efektif dalam pelaksanaannya.
B. Pemimpin harus member contoh yang baik dalam tindakan-tindakannya.
C. Dapat mempraktekkan evaluasi jabatan dapatlah dicapai pembenahan fungsi,kekuasaan, tanggungjawab serta pelaporannya.
D. Cara lain dengan :
a. Prosedur kelah
b. Kotak saran
c. Kebijaksanaan pintu terbuka
d. Pertemuan kelompok
e. Rapat anggota, dan lain sebagainya.
MENYELESAIKAN SUATU KONFLIK DIDALAM ORGANISASI
Bila keadaan tidak saling mengerti serta situasi penilaian terdapat perbedaan antar anggota organisasi itu makin parah sehingga konsesus sulit dicapai,maka konflikpun tak dapat terelakkan.cara penyelesaiannya bisa dengan cara-cara dibawah ini:
1. Menggunakan kekuasaan ( dalam hal yang baik dan lebih bijaksana)
2. Konfrontasi (dengan meminta persetujuan semua pihak organisasi
3. Kompromi (pihak yang satu mengorbankan sesuatu agar memuaskan pihak yang lain)
4. Menghaluskan situasi
5. Pengunduran diri dari organisasi.
Berbagai keadaan yang menguntungkan suatu organisasi dalam menghadapi konflik adalah bila:
• Strukturnya dapat memperlancar proses saling tidak anggota dan kelompok
• Anggotanya mampu melaksanakan proses saling tidak yang efektif dan saling mempengaruhi
• Anggota yang satu mempercayai anggota yang lain,setia dan lain-lain.
Penyelesaian konflik dalam organisasi seperti itu sifatnya akan kreatif dan konstruktif dan inilah yang kita inginkan semua,yaitu tercapainya kesesuaian (conformity ) antar anggota dimana para anggota memperagakan sikap,perilaku dan tindakan yang harmonis.
Pada hekaktnya konflik merupakan suatu pertarungan menang kalah antara kelompok atau perorangan yang berbeda kepentingannya satu sama lain dalam organisasi.
Dalam bab ini,pembahasan akan dimulai dengan membicarakan tentang pengertian berbagai jenis konflik.kemudian konflik antar pribadi diuraikan dengan kerangka jendela johari dan strategi-strategi penyelesaiannya.
JENIS-JENIS KONFLIK
Orang mengelompokkan konflik ke dalam :
1. Konflik peranan yang terjadi di dalam diri seseorang ( personrole conflict ).dimana peraturan yang berlaku tak dapat diterima oleh seseorang sehingga orang itu memilih untuk tidak melaksanakan sesuatu sesuai dengan peraturan yang berlaku tersebut.
Konflik ini pada hakekatnya meminta kesadaran orang untuk menaati peraturan yang ada atau memerlukan kesetiaan orang pada organisasi.
2. Konflik antar peranan (inter-role conflict),dimana orang menghadapi persoalan karena dia menjabat dua atau lebih fungsi yang saling bertentangan.
Konflik ini dapat dihindari dengan mendefinisikan kembali tugas yang terlebih dahulu telah dispesialisasikan dan dialokasikan pada seorang tertentu sehingga akibat negative dwi fungsi diminimumkan.
3. Konflik yang timbul karena seseorang,harus memenuhi harapan beberapa orang ( intersender conflict ).
Ini dapat dihindari denagn memperlakukan sama bagi semua pihak-pihak yang berkepentingan.
4. Konflik yang timbul karena disampaikannya informasi yang saling bertentangan ( intrasender conflict ).
Ini dapat dihindari dengan system informasi yang lebih baik serta adanya buku pedoman atau tujuan perusahaan.
Lima jenis konflik (menurut pihak-pihak yang saling bertentangan)
A. Konflik dalam diri individu
Yang terjadi bila seseorang individu menghadapi ketidakpastian tentang pekerjaan yang dia harapkan untuk melaksanakannya.
B. Konflik antar individu dalam organisasi yang sama,
Dimana hal ini sering diakibatkan oleh perbedaan-perbedaan kepribadian.
C. Konflik antar individu dan kelompok.
Yang berhubungan dengan individu menanggapi tekanan untuk keseragaman yang dipaksakan oleh kelompok kerja mereka.
D. Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama
Karena terjadi pertentangan kepentingan antar kelompok.
E. Konflik antar organisasi
Yang timbul sebagai akibat bentuk persaingan ekonomi dalam system perekonomian suatu Negara.
BERBAGAI SEGI POSITIF DARI KONFLIK SEBAGAI BERIKUT :
1. Konflik dalam:
• Perggantian pimpinan yang lebih berwibawa,penuh ide baru dan semangat baru.
• Perubahan tujuan organisasi yang lebih mencerminkan nilai-nilai yang disesuaikan dengan perubahan situasi dan kondisi.
• Pelembagaan konflik itu sendiri artinya konflik disalurkan tidak merusak susunan atau struktur organisasi.
2. Konflik dengan organisasi lain mungkin dapat :
• Lebih mempersatukan para anggota organisasi.
• Mendatangkan kehidupan baru di dalam hal tujuan serta nilai organisasi
• Lebih menyadarkan para anggota terhadap strategi serta taktik lawan.
• Sebagai suatu lembaga pengawasan masyarakat.
Bagaimanapun juga, konflik merupakan suatu hal yang memakan pikiran,waktu,tenaga,dan lain-lain untuk menyelesaikannya.kalau ini sering terjadi dan penyelesainnya berlarut-larut akan memperlemah kedudukan pihak-pihak yang saling konflik dan organisasi sebagai keseluruhan.
SUMBER-SUMBER KONFLIK ORGANISASIONAL
Berbagai sumber utama konflik organisasional dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Kebutuhan untuk membagi sumber daya – sumber daya yang terbatas.
Konflik ini dapat timbul karena kelompok-kelompok organisasi bersaing untuk memperebutkan bagian terbesar sumber daya – sumber daya yang tersedia.
2. Perbedaan – perbedaan dalam berbagai tujuan.
Kelompok-kelompok organisasi cenderung menjadikan terspesialisasi atau dibedakan karena mereka mengembangkan berbagai tujuan,tugas dan personalia yang tidak sama.perbedaan-perbedaan ini sering menyakibatkan konflik kepentingan atau prioritas,meskipun tujuan organisasi sebagai keseluruhan telah disetujuin.
3. Saling ketergantungan kegiatan-kegiatan kerja.
Konflik potensial adalah terbesar apabila suatu unit tidak dapat mulai pekerjaannya karena harus menunggu penyelesaian pekerjaan unit lain.
4. Perbedaan nilai-nilai atau persepsi.
Perbedaan-perbedaan tujuan diantara anggota berbagai satuan dalam organisasi sering berkaitan dengan berbagai perbedaan sikap,nilai-nilai dan persepsi yang dapat menimbulkan konflik.
5. Kemenduaan organisasional
Konflik antar kelompok dapat juga berasal dari tanggungjawab kerja yang dirumuskan secara mendua (ambiguous) dan tujuan-tujuan yang tidak jelas.
6. Gaya-gaya individual.
Pada umumnya konflik ini terjadi apabila para anggota kelompok sangat berbeda dalam hal ciri-ciri seperti sifat kerja,umur dan pendidikan.
KONFLIK ANTAR PRIBADI
Salah satu penanganan analitis konflik antar pribadi dapat diperoleh dengan mempelajari berbagai cara berbeda yang dipergunakan seorang “pribadi” untuk berinteraksi dengan pribadi-pribadi lain.
Menurut JENDELA JOHARI pribadi seseorang terbagi menjadi 4 yaitu :
1. Pribadi terbuka (open self),bentuk interaksi ini orang mengenal dirinya sendiri dan orang lain.
2. Pribadi tersembunyi (hidden self),bentuk ini orang mengenal dirinya sendiri tetapi tidak mengenal pribadi orang lain.
3. Pribadi buta (blind self),bentuk ini orang mengenal pribadi orang lain tetapi tidak mengenal dirinya sendiri.
4. Pribadi tak dikenal (undiscovered self),bentuk ini orang tidak mengenal baik dirinya sendiri maupun orang lain.
Jendela johari hanya mengemukakan berbagai kemungkinan pola antar pribadi,tetapi tidak menggambarkan situasi-situasi konflik antar pribadi yang mungkin terjadi.meskipun demikian jendela johari sangat berguna untuk menganalisa situasi-situasi konflik tersebut.
Terdapat tujuh pedoman bagi pengadaan umpan balik untuk hubungan-hubungan antara pribadi yang efektif dapat diperinci sebagai berikut:
A. Menjadi lebih deskriptif daripada bersifat pertimbangan
B. Menjadi lebih spesifik daripada umum
C. Menangani hal-hal yang dapat diubah
D. Bemberi umpan balik apabila diinginkan
E. Memperhatikan motif-motif pemberian dan penerimaan umpan balik
F. Memberikan umpan balik pada saat perilaku berlangsung
G. Memberikan umpan balik bila akurasinya dapat dicek dengan orang-orang lain.
KONFLIK ORGANISASIONAL
Dalm hal ini litterer mengemukakan empat penyebab konflik organisasional yaitu antara lain:
1. Suatu situasi dimana tujuan – tujuan tidak sesuai
2. Keberadaan peralatan-peralatan yang tidak cocok atau alokasi-lalokasi sumber daya yang tidak sesuai
3. Suatu masalah ketidaktepatan status
4. Perbedaan presepsi
KONFLIK STRUKTURAL
Dalam organisasi klasik ada empat bidang structural dimana konflik sering terjadi:
A. Konflik hirarkis,yaitu konflik antara berbagai tingkatan organisasi
B. Konflik fungsional,yaitu konflik antara berbagai departemen fungsional organisasi.
C. Konflik lini-staf,yaitu konflik antar lini dan staf.
D. Konflik formal – informal,yaitu konflik antara organisasi formal dan informal.
PERANANN KONFLIK DALAM ORGANISASI
Secara tradisional,pendekatan terhadap konflik organisasional adalah sangat sederhana dan optimistic.pendekatan tersebut didasarkan atas tiga anggapan sebagai berikut:
1. Konflik menurut definisinya dapat dihindarkan
2. Konflik diakibatkan oleh para pembuat masalah, pengacau, dan primadona.
3. Bentuk-bentuk wewenang legalistic seperrti ‘ berjalan melalui sluran-saluran ‘ atau ‘berpegang pada aturan ‘
Dan hasilnya berupa serangkaian anggapan baru tentang konflik yang hamper persis berlawana dengan anggapan-anggapan tradisional:
1. konflik tidak dapat dihindarkan
2. konflik ditentukan oleh factor-faktor structural seperti bentuk phisik suatu bangunan,desain struktur karier,atau sifat sistem kelas.
3. Konflik adalah bagian integral sifat perubahan.
4. Konflik dapat membantu atau menghambat pelaksanaan kegiatan organisasi dalam berbagai derajat.
5. Tingkat konflik minimal adalah optimis.
Atas dasar anggapan-anggapan diatas,manajemen konflik organisasional telah menggunakan suatu pendekatan baru.pendekatan yang cukup representative adalah tiga strategi dasar untuk mengurangi konflik organisasional yang dikemukan litterer yaitu:
1. Penyangga atau penengah dapat diletakkan diantara pihak-pihak yang sedang berkonflik.
2. Membantu pihak-pihak yang sedang konflik untuk menggembangan pandangan yang lebih baik tentang diri mereka dan cara mereka yang saling mempengaruhi.
3. Merancang kembali struktur organisasi agar konflik berkurang.
MENGINDARI KONFLIK ORGANISASI
Ada beberapa cara untuk menghinadari konflik dalam suatu organisasi antara lain sebagai berikut :
A. Pemimpin organisasi harus memperhatikan sikap dan pendapat para anggoata organisasi agar kegiatan yang terorganisasi secara efektif dalam pelaksanaannya.
B. Pemimpin harus member contoh yang baik dalam tindakan-tindakannya.
C. Dapat mempraktekkan evaluasi jabatan dapatlah dicapai pembenahan fungsi,kekuasaan, tanggungjawab serta pelaporannya.
D. Cara lain dengan :
a. Prosedur kelah
b. Kotak saran
c. Kebijaksanaan pintu terbuka
d. Pertemuan kelompok
e. Rapat anggota, dan lain sebagainya.
MENYELESAIKAN SUATU KONFLIK DIDALAM ORGANISASI
Bila keadaan tidak saling mengerti serta situasi penilaian terdapat perbedaan antar anggota organisasi itu makin parah sehingga konsesus sulit dicapai,maka konflikpun tak dapat terelakkan.cara penyelesaiannya bisa dengan cara-cara dibawah ini:
1. Menggunakan kekuasaan ( dalam hal yang baik dan lebih bijaksana)
2. Konfrontasi (dengan meminta persetujuan semua pihak organisasi
3. Kompromi (pihak yang satu mengorbankan sesuatu agar memuaskan pihak yang lain)
4. Menghaluskan situasi
5. Pengunduran diri dari organisasi.
Berbagai keadaan yang menguntungkan suatu organisasi dalam menghadapi konflik adalah bila:
• Strukturnya dapat memperlancar proses saling tidak anggota dan kelompok
• Anggotanya mampu melaksanakan proses saling tidak yang efektif dan saling mempengaruhi
• Anggota yang satu mempercayai anggota yang lain,setia dan lain-lain.
Penyelesaian konflik dalam organisasi seperti itu sifatnya akan kreatif dan konstruktif dan inilah yang kita inginkan semua,yaitu tercapainya kesesuaian (conformity ) antar anggota dimana para anggota memperagakan sikap,perilaku dan tindakan yang harmonis.
Senin, 28 Maret 2011
SIFAT - SIFAT PEMIMPIN YANG DIHARAPKAN BAGISEBUAH PERUSAHAAN ATAU ORGANISASI
Setiap manusia ini akhirnya akan menjadi seorang pemimpin terutama kaum laki-laki,tapi tidak terkecuali seorang pemimpin itu dari kaum perempuan.bagi kaum laki-laki kepemimpinannya yang mendasar pada saat ia memjadi pemimpin keluarganya.seorang pemimpin juga berawal dari sebuah usaha untuk mewujudkan menjadi seorang pemimpin.setiap manusia sudah sejak lama menjadi pemimpin yaitu menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri.seorang pemimpin seperti apa yang harus di jadikan contoh untuk kedepannya kita menjadi seorang pemimpin nanti.berikut sifat-sifat yang harus di miliki seorang pemimpin,diantaranya adalah:
1.pemimpin haruslah jujur
kejujuran merupakan sebuah modal utama seorang bagi seorang pemimpin.karena dari sebuah kejujuran kepemimpinan itu akan bener dan menjadi pemimpin yang bener.
2.Pemimpin haruslah bijaksana
Bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan untuk suatu malasah secara adil dan tidak memihak kepada yang satu arah saja.
3.Pemimpin haruslah berwibawa
Kewibawaan seorang pemimpin itu terlihat dari cara tutur katanya kepada yang dipimpinnya.karena kewibawaannya seorang pemimpin akan di lihat kepada yang dipimpinnya dan menjadi sebuah contoh yang baik baginya.
4.Pimimpin haruslah adil
Karena sebuah keadilan dalam kepemimpinan di butuhkan karena itu akan menjadi sebuah yang menenangkan bagi anggota yang dipimpin karena akan tinbul rasa yang sama yang tidak dibeda-bedakan oleh pemimpinnya.
5.Pemimpin haruslah berbaur dengan yang dipimpinnya
Haruslah bisa ada di dalam yang dipimpinnya tanpa memandang dirinya seorang yang kedudukkannya lebih tinggi dari pada mereka.dengan begitu akan terjalin sebuah kerja sama yang baik dari yang dipimpin dan yang memimpin.
Dari penjelasan tentang sifat-sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin di atas,di harapkan kita sebagai calon memimpin nanti mempunyai sifat tersebut. Sebenernya masih banyak lagi sifat-sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin tapi yang paling mendasar dari seorang pemimpin adalah 5 sifat di atas.
Jika seorang pemimpin yang tlah memiliki sifat yang diatas tadi maka sangat kemungkinan besar kepemimpinannya akan berjalan dengan baik dan rapih sesuai apa yang diinginkan untuk tujuannya.
Maka mulai sekarang kita yang dalam proses untuk menjadi seorang pemimpin sesungguhnya belajar untuk tanamkan sifat-sifat tersebut,karena akan bermanfaat kedepannya untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain nanti.
1.pemimpin haruslah jujur
kejujuran merupakan sebuah modal utama seorang bagi seorang pemimpin.karena dari sebuah kejujuran kepemimpinan itu akan bener dan menjadi pemimpin yang bener.
2.Pemimpin haruslah bijaksana
Bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan untuk suatu malasah secara adil dan tidak memihak kepada yang satu arah saja.
3.Pemimpin haruslah berwibawa
Kewibawaan seorang pemimpin itu terlihat dari cara tutur katanya kepada yang dipimpinnya.karena kewibawaannya seorang pemimpin akan di lihat kepada yang dipimpinnya dan menjadi sebuah contoh yang baik baginya.
4.Pimimpin haruslah adil
Karena sebuah keadilan dalam kepemimpinan di butuhkan karena itu akan menjadi sebuah yang menenangkan bagi anggota yang dipimpin karena akan tinbul rasa yang sama yang tidak dibeda-bedakan oleh pemimpinnya.
5.Pemimpin haruslah berbaur dengan yang dipimpinnya
Haruslah bisa ada di dalam yang dipimpinnya tanpa memandang dirinya seorang yang kedudukkannya lebih tinggi dari pada mereka.dengan begitu akan terjalin sebuah kerja sama yang baik dari yang dipimpin dan yang memimpin.
Dari penjelasan tentang sifat-sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin di atas,di harapkan kita sebagai calon memimpin nanti mempunyai sifat tersebut. Sebenernya masih banyak lagi sifat-sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin tapi yang paling mendasar dari seorang pemimpin adalah 5 sifat di atas.
Jika seorang pemimpin yang tlah memiliki sifat yang diatas tadi maka sangat kemungkinan besar kepemimpinannya akan berjalan dengan baik dan rapih sesuai apa yang diinginkan untuk tujuannya.
Maka mulai sekarang kita yang dalam proses untuk menjadi seorang pemimpin sesungguhnya belajar untuk tanamkan sifat-sifat tersebut,karena akan bermanfaat kedepannya untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain nanti.
USAHA SAMBIL YANG DAPAT DILAKUKAN PADA SAAT KULIAH BAGI SEORANG MAHASISWA
Seorang mahasiswa bisa dikatakan adalah seorang yang tlah dewasa.maka dari sebuah kedewasaan itu haruslah mahasiswa tersebut sudah berpikir untuk masa kedepannya sebelum ataupun sesudah kuliah nanti.di masa-masa kuliah seperti inilah seorang mahasiswa harus lebih kreatif lagi untuk putar otak apa yang dilakukan pada saat masih kuliah seperti ini untuk bisa menghasilkan pendapatan yang bisa dimanfaatkan untuk kuliahnya ini bahkan bisa untuk kedepannya pada saat selesai kuliah nanti diselah-selah menunggu saatnya terjun dikehidupan kerja sesungguhnya.jawaban untuk itu adalah mahasiswa tersebut harus belajar untuk buka usaha sendiri agar menjadi sebuah pengalaman serta pembelajaran untuk manajemen pendapatan agar bisa teratur dengan baik untuk ssaat ini serta nanti.
Sebuah usaha tidak haruslah yang langsung usaha besar yang membutuhkan modal yang besar pula tapi bisa dimulai dengan usaha kecil,karena dari usaha kecil tersebutlah mahasiswa dapat belajar untuk lebih bisa mengembangkan usaha nya tersebut.
Contoh usaha kecil yang dapat menjadi rekomendari untuk usaha anda adalah sebagai berikut:
A.Berjualan kecil-kecilan di depan halaman rumah anda.
Misalkan jualan jajanan anak kecil. Usaha seperti ini tidak di butuhkan modal yang besar,karena dengan uang sebesar 250-300ribu usaha ini dapat di buka. Terbukti dari saya.berawal dengan modal segitu saya setiap bulannya mendapatkan keuntungan bersih sebesar 125rb/bulan.jualan nya dapat di lakukan ketika pulang kuliah dan setiaplibur kuliah.usaha ini juga tidak terlalu mennyita waktu dalam perkuliahan dan dalam mengerrjakan tugas saat dirumah.
B.Berjualan pulsa berjalan
Jualan pulsa bisa di rumah ataupun berjualan berjalan seperti lagi dikampus bisa juga berjualan pulsa.
C.Penerima jaga penitipan fotocopy
Jika ada fotocopy anda dapan bisa menerima jasa penitipan foto kopy dari temen sekelas anda.dengan cara mengumpulkan semua yang fotokopy lalu cari tempat fotocopy yang harganya sedikit kurang harganya dari tempat-tempat lagi agar bisa dapat sedikit keuntungannya,walupun tidak seberapa banyak keuntungan yang dapat diambil dari jasa tersebut tpi setidaknya anda dapat memperoleh sedikit keuntungan dari jasa itu sebagai uang tambahan jajan n ongkos anda.
Itulah sedikit contoh usaha apa yang bisa di lakukan seorang mahasiswa untuk bisa menghasilkan pendapatan sendiri walaupun sedikit tapi yang penting bisa sedikit menutup kesulitan keuangan saat-saat kuliah.perluh diketahui usaha anda harus lihat kondisinya sekitar anda dulu.agar usaha itu dapat berkembang dengan baik dan dan lebih besar.
Sebuah usaha tidak haruslah yang langsung usaha besar yang membutuhkan modal yang besar pula tapi bisa dimulai dengan usaha kecil,karena dari usaha kecil tersebutlah mahasiswa dapat belajar untuk lebih bisa mengembangkan usaha nya tersebut.
Contoh usaha kecil yang dapat menjadi rekomendari untuk usaha anda adalah sebagai berikut:
A.Berjualan kecil-kecilan di depan halaman rumah anda.
Misalkan jualan jajanan anak kecil. Usaha seperti ini tidak di butuhkan modal yang besar,karena dengan uang sebesar 250-300ribu usaha ini dapat di buka. Terbukti dari saya.berawal dengan modal segitu saya setiap bulannya mendapatkan keuntungan bersih sebesar 125rb/bulan.jualan nya dapat di lakukan ketika pulang kuliah dan setiaplibur kuliah.usaha ini juga tidak terlalu mennyita waktu dalam perkuliahan dan dalam mengerrjakan tugas saat dirumah.
B.Berjualan pulsa berjalan
Jualan pulsa bisa di rumah ataupun berjualan berjalan seperti lagi dikampus bisa juga berjualan pulsa.
C.Penerima jaga penitipan fotocopy
Jika ada fotocopy anda dapan bisa menerima jasa penitipan foto kopy dari temen sekelas anda.dengan cara mengumpulkan semua yang fotokopy lalu cari tempat fotocopy yang harganya sedikit kurang harganya dari tempat-tempat lagi agar bisa dapat sedikit keuntungannya,walupun tidak seberapa banyak keuntungan yang dapat diambil dari jasa tersebut tpi setidaknya anda dapat memperoleh sedikit keuntungan dari jasa itu sebagai uang tambahan jajan n ongkos anda.
Itulah sedikit contoh usaha apa yang bisa di lakukan seorang mahasiswa untuk bisa menghasilkan pendapatan sendiri walaupun sedikit tapi yang penting bisa sedikit menutup kesulitan keuangan saat-saat kuliah.perluh diketahui usaha anda harus lihat kondisinya sekitar anda dulu.agar usaha itu dapat berkembang dengan baik dan dan lebih besar.
Langganan:
Postingan (Atom)