Senin, 28 Maret 2011

CARA MEMANFAATKAN WAKTU LUANG PADA SAAT KULIAH

Setiap mahasiswa dalam perkuliahannya paslihlah selalu berhadapan dengan yang kosong saat perkuliahan.misalkan saja pada saat ketidak hadiran dosen mata kuliah.satu mata kuliah yang dosennya tidak hadir maka waktu yang kosong ada sekitar 2 jam.belum lagi jika 2mata kuliah yang tidak hadir.maka waktu kosong untuk menunggu dosen selanjutnya akan sekitar 4 jam bahkan bisa lebih.
Maka sebagai seorang mahasiswa yang baik dibutuhkan perolahan waktu kosong tersebut agar bermanfaat serta tidak terbuang sia-sia waktu kita untuk kuliah.
Untuk itu sebagai seorang mahasiswa harus lah pandai-pandai untuk mengatur waktu luang (kosong) tersebut agar bermanfaat dan tidak terbuang sia-sia.cara memanfaatkan waktu luang (kosong) bisa dilakukan beberapa hal yang bermaanfaat mulai dari :
1.Mengerjakan tugas-tugas mata kuliah lain.
Maksudnya disini adalah ketika saat berhadapan dengan waktu lung/kosong sebaiknya mahasiswa mengerjakan tugas mata kuliah dosen yang lain agar tugas-tugasnya dapat berkurang sedikit.hitung-hitung nyicil tugas agar tidak numpuk tugasnya.
2.Browsing hal-hal yang berkaitan dengan mata kuliah jurusan
Dengan browsing di internet tentang hal-hal yang berkaitan dengan jurusan anda adalah agar mahasiswa timbul minat baca, dan dari baca tersebut maka mahasiswa tersebut mendapatkan sedikit ilmu dan sebuah pengetahuan yang baru.
3.Berdiskusi dan menanyakan hal yang tidak di mengerti dari mahasiswa lain yang dianggap tlah lebih mengerti.
Dari berdiskusi antar temen maka akan timbul sebuah bahasan yang menarik( dengan tanda kutip…diskusinya sebuah pembelajaran) dari diskusi yang menarik itu akn memancing mahasiswa untuk berbicara syukur-syukur akan timbul sebuah pertanyaan dari satu mahasiswa ke yang lain hal yang kurang di mengerti,maka dari diskusi tersebut akan menghasilkan sebuah jawaban serta penjelasan yang jelas dari anggota atau temen diskusi anda tersebut yang posisinya anggota diskusi tersebut lebih memahami dan mengerti apa yang tidak di mengerti temen sediskusinya tadi yang bertanya.
Mungkin yang di atas tersebut sedikit cara pemamfaatan waktu luang/kosong yang bisa dilakukan mahasiswa di saat kuliahnya berhadapan dengan waktu luang/kosong itu,masih banyak lagi tapi semua itu dari mahasiswa itu sendiri dalam menyikapi waktu untuk yang lebih bermanfaat. Karena dengan itu waktu kosong dapat memberikan mamfaan bagi mahasiswa tersebut.waktu tidak terbuang sia-sia melainkan tugas yang sedikit tlah selesai n sebuah pembelajaran dan pengetahuan yang baru yang didapat dari internet atapun dari temen yang lebih mengerti pa yang kita kurang mengerti…….
MULAILAH DARI SEKARANG MEMAMFAATKAN WAKTU LUANNG(KOSONG) DENGAN LEBIH BAIK DAN BERMAMFAAT BAGI DIRI KITA,,,,,

Rabu, 09 Maret 2011

BAB V DESAIN DAN STRUKTUR ORGANISASI FORMAL

Pada bab-bab sebelumnya telah dibahas berbagai alasan mengapa orang-orang membentuk dan bergabung dengan suatu organisasi Yaitu alasannya adalah untuk mencapai tujuan –tujuan secara bersama.
Organisasi format dapat diibaratkan sebagai sebuah “kendaraan”untuk mencapai tujuan secara bersama. Lebih jelasnya organisasi format (menurut teori organisasi klasik) adalah system kegiatan yang terkoordinasi dari kelompok orang yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan dibawah kekuasaan dan kepemimpinan.organisasi format ini merupakan organisasi yang dengan sengaja direncanakan dan strukturnya secara tegas disusun.
DESAIN STRUKTUR AL ORGANISASI FORMAL

Struktur organisasi format disusun adalah untuk membantu pencapaian tujuan organisasi dengan lebih efektif.organisasi format harus memiliki tujuan atau sasaran supaya tahu bagaimana menjalankan organisasi untuk mencapai tujuannya.tanpa tujuan organisasi tidak mungki membuat perencanaan, dan bila organisasi tidak memiliki perencanaan maka tidak ada ketentuan tentang jalan nya organisasi tersebut.
Struktur organisasi format mempunyai dua muka yaitu:
A. Model struktur (mempergunakan prinsip-prinsip teori organisasi.
B. Dimensi-dimensi dasar struktur ( ini menentukan kegiatan –kegiatan dan hubungan –hubungan yang harus dilakukan dantingkat spesialisasi yang dapat di berikan.

Variabel-variabel kunci yang menentukan desain structural organisasi
A. Strategi dan struktur organisasi
Dalam pemilihan suatu strategi dan struktur untuk mengimplementasikan para menajer harus mempertimbangkan pengaruh lingkungan eksternal terhadap organisasi.
Strategi akan mempengaruhi struktur suatu organisasi dengan penjelasan sebagai berikut :
a. Strategi menentukan kegiatan-kegiatan organisasional,yang merukan basis pokok bagi desain organisasi.
b. Strategi mempengaruhi pemilihan teknologi dan orang – orang yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan – kegiatan tersebut.
c. Strategi menentukan lingkungan spesifik di mana organisasi akan dioperasikan.


B. Lingkungan eksternal dan struktur

Dalam pembahasan pengaruh lingkungan pada desain organisasi secara terperinci kita perlu membedakan tipe-tipe lingkungan sebagai berikut:
1. Lingkungan stabil
Yaitu lingkungan dengan sedikit atau tanpa perubahan yang tidak diperkirakanatau tiba-tiba.
Ciri –ciri lingkungan ini antara lain :

a. Perubahan produk tidak sering terjadi
b. Modifikasi dapat direncanakan dengan baik.
c. Permintaan pasar tidak begitu berfluktuasi
d. Perubahan hokum organisasi atau produk tidak sering terjadi dan
e. Perkembangan teknologi baru dapat diramalkan.

2. Lingkungan berubah
Yaitu lingkungan dimana inovasi mungkin terjadi dalam setiap atau semua bidang yang telah disebut di atas produk,pasar,hokum atau teknologi.

3. Lingkungan bergejolak
Terjadi apabila para pesaing melempar produk baru dan tak terduga ke pasaran,hokum sering terganti,kemajuan teknologi berubah secara drastic desain produk dan metode – metode produksi,organisasi ada dalam lingkungan bergejolak.
Organisasi dalam lingkungan berubah mungkin dapat menggunakan kombinasi dua system yaitu:
a. System mekanistik berarti bahwa kegiatan-kegiatan organisasi terperinci menjadi tugas-tugas yang terpisah dan terspesialisasi.
b. System organic berarti individu-individu lebih cenderung berkerja dalam suatu kelompok dari pada berkerja sendiri.

C. Teknologi dan struktur ( teknologi yang digunakan )

Menurut Woodward ada sejumlah hubungan antara proses teknologi dan struktur organisasi,yang dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Semakin kompleks teknologi semakin besar jumlah manajer dan tingkatan manajemen.
2. Rentang manajemen para manajer lini pertama meningkat dari produksi unit ke massa dan kemudian turun dari produksi massa ke proses.
3. Semakin tinggi kompleksitas teknologi perusahaan, semakin besar jumlah staf adminisratif dan klerikal.
Artinya ini adalah bahwa setiap tipe teknologiada aspek-aspek struktur organisasionalspesifik yang berkaitan dengan pelaksanaan kerja yang lebih berhasil.

D. Orang dan struktur (orang yang terlibat dalam organisasi)

Antara lain:
a. Manajer dan struktur ini mempengaruhi pemilihan strategi secara langsung melalui preferensi mereka.
Struktur organisasi
Dipengaruhi secara langsung oleh preferensi pribadi manajer terhadap berbagai tipe organisasi tertentu.
b. Karyawan dan struktur
Factor-faktor seperti tingkat pendidikan, latar belekang, derajat minat pada pekerjaan para karyawan,dan ketersediaan berbagai arternatif di luar organisasi merupakan penentu-penentu penting struktur organisasa.
MODEL-MODEL STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi merupakan perwujudan yang menunjukan hubungan diantara fungsi-fungsi dalam suatu organisasi serta wewenang dan tanggungjawabsetiap anggota organisasi yang menjalankan masing-masing tugasnya.
Berikut ini tiga model struktur organisasi yang di kenal sebagai berikut:
1. Model tradisional
struktur tradisional dirancang terutama untuk linhkungan yang stabil dan perubahan-perubahan yang terjadi didalamnya dapat diperkirakan.
Organisasi seperti ini efesien atau tidaknya tergantung pada 2 faktor yaitu:
a. Jumlah energy organisasional total yang diperlukan untuk menjaga struktur dalam menghadapi,tekanan-tekanan internal dan eksternal
b. Derajat penggunaan kemampuan berbagai sumber daya oleh struktur yang mencakup kemampuan semua anggotanya.

2. Model hubungan manusiawi
Model ini lebih mengusulkan bermacam-macam penyesuaian,teknik-teknik dan perilaku-perilaku struktur “off line”
A. Model hubungan manusiawi mempersilahkan para manajer untuk mempergunakan kemampuan kepemimpinannya untuk mengurangi friksi-friksi diantara orang-orang dan jabatan-jabatan mereka dalamorganisasi,serta mengembangankan hubungan-hubungan kerja sama yang baik antar para anggota organisasiyang bertanggungjawab kepadanya.
B. Pendekatan hubungan manusiawi menyarankan manajer memanfaatkan organisasi informal dalam departemennya yang


C. menunjukan bahwa ia member tanggapan kooperatif dan bukannya malah menentang.
Pendekatan hubungan manusiawi diyunjukkan dengan sejumlah teknik atauprogram yang biasanya di bawah yurisdiksi atau kewenangan departemen personalia,yang dirancang untuk melayani kebutuhan-kebutuhan seluruh anggota organisasi.
Intinya konsep hubungan manusiawi tidak berurusan langsung dengan struktur organisasi.struktur diterima sebagai sesuatu pemberian yang sudah tertentu suatu lingkungan dimanadi dalamnya tampak sikap dan perilaku antar pribadi.
3. Model sumber daya manusia
Konsep model sumber daya manusia ini mencoba memaksimumkan fleksibilitas baik di dalam maupun di antara posisi-posisi yang berinteraksi.
Hal ini mengharuskan anggota-anggota organisasi mempunyai:
A. Suatu tujuan tingkat operasional yang telah disetujuin bersama
B. Jalur yang memperoleh sumber informasi vertical dan horizontal yang relevan.
C. Kemampuan untuk memberikan tanggapan terhadap informasi dengan keputusan dan perilaku yang mengarahkan pencapaian tujuan dengan efesien.
DIMENSI-DIMENSI DASAR STRUKTUR ORGANISASI
A. Pembagian kerja.
Para anggota organisasi dihadapkan pada 2 perhatian pokok:
1. Pembagian kerja yang dilaksanakan
2. Penentuan basis yang tepat untuk pengelompokan kegiatan-kegiatan agar menghasilkan satuan-satuan kerja yang efesien dan menguntungkan bagi organisasisecara keseluruhan.
B. Berbagai fungsi yang melekat pada struktur organisasi
Kegiatan-kegiatan dan hubungan-hubungan serta fungsi-fungsi structural yang terjadi secara garis besar dapat di perinci sebagai berikut:
1. Wewenang
Wewenang adalah hak melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untukmelakukan sesuatu.
2. Kekuasaan
Kekuasaan adalah kemampuan untuk melakukan wewenang tersebut.
3. Tanggungjawab
Tanggungjawab adalah kewajiban untuk melakukan sesuatu.
4. Akuntabilitas
Adalah factor diluar individu dan perasaan pribadinya.
5. Komunikasi dalam organisasi
Komunikasi ini seperti pemberian perintah,permintaan akan suatu informasi,dan penerangan tentang keputusan manajemen sering mengalir dari atas ke bawah melalui struktur tingkatan organisasi.
6. Hubungan lini dan staf
Merupakan pendekatan yang berbeda untuk menentukan deskripsi wewenang dalam organisasi.
Wewenang lini adalah memberikan perintah-perintah atau melaksanakan kegiatan .
Wewenang staf adalah memberi bantuan dan nasehat,tetapi tidak memberikan perintah.
7. Rentang kendali
Adalah beberapa orang jumlah bawahan yang dapat di kendalikan secara efektif oleh seorang manajer atau atasan.
8. Struktur flat dan tall
Flat (dasar), tall (tinggi) digunakan untuk menggambarkan pola menyeluruh rentang kendali dan tingkatan manajemen.
9. Sentralisasi dan desentralisasi.
10. Rantai wewenang kalar.
Ini bersangkutan dengan jumlah tingkatan dalam suatu organisasi dan secara otomatis pada kapan sajaseorang individu dijadikan bawahan pada seorang atasan.
11. Kesatuan perintah.
Kesatuan perintah terutama dimaksudkan untuk memudahkan koordinasi.
C. Departementasi
Ini bersangkutan dengan proses penentuan cara pengelompokan kegiatan-kegiatan organisasi.
Departementasi yang lebih khusus,secara ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Waktu
2. Pelayanan ( service )
3. Langganan
4. Peralatan
5. Urutan angka(digunakan untuk pelayanan telepon).

Ada tiga tipe Departementasi yaitu antara lain:
I. Departementasi fungsional: pendekatan ini untuk pengelompokan kegiatan-kegiatan organisasi ini mungkin merupakan tipe departementasi yang palingumum dan luas digunakan dalm rancangan struktur organisasi.
Kebaikan utama departementasi fungsional yaitu berkaitan dengan aspek-aspek positif spesialisasi karena akan meningkatkan efesiensi dan memungkinkan pemamfaatan karyawan dan peralatan yang ekonomis.
Kekurangan departementasi fungsional yaitu
1. Mempersulit koordinasi
2. Dapat menciptakan konflik antar fungsi
3. Kurangnya kontak antar fungsi yang mengakibatkan para anggota berpandangan lebih sempit dan kurang inovatif
4. Kurang tanggap terhadap perubahan lingkungan.
II. Departementasi wilayah: organisasi beroperasi diwilayah-wilayah tersebar maka Departementasi atas dasar wilayah akan diperlukan.
Departementasi wilayah jika dihubungkan dengan tipe organisasi divisional memiliki kebaikan dan kelemahanantara lain:
A. Kebaikan:
1. Pengambilan keputusan lebih cepat dan dengan kemungkitan kualitas lebih baik
2. Koordinasi tugas lebih mudah dilaksanakan,karena ada pemusatan kegiatan.
3. Beban manajemen pusat menjadi lebih ringan ,karena ada pendelegasian.
B. Kelemahan:
1. Kepentingn seluruh organisasi kurang diperhatikan,karena kepentingan terpusat pada ukuran prestasi devisi
2. Meningkatnya biaya operasional organisasi,karena cenderung terjadinya kelebihan staf,duplikasi sumber daya dan peralatan.
3. Mempersulit alokasi sumber daya dan konsistensi kebijaksanaan.
III. Departementasi produk ( berhubungan dengan suatu produk apa dalam organisasi tersebut )
DESAIN STRUKTURAL MODERN
Berikut ini akan di uraikan dan di analisa berbagai model structural lebih baru yang telah di rancang dan diimplementasikan untuk menghadapi tantangan-tantangan kedepannya.
1. Organisasi proyek
Bentuk organisasi proyek umumnya dipakai dalam industry ruang angkasa dan juga menjadi semakin luas dipergunakan dalam organisasi-organisasibisnis,pemerintah dan militer lainnya.
2. Berbagai tipe struktur proyek
Ada beberapa macam bentuk struktur proyek antara lain :
a. Organisasi proyek individual
Hanya terdiri dari manajer proyek,yang tidak mempunyai kegiatan-kegiatan atau personalia yang secara langsung melapor kepadanya.
b. Organisasi proyek staf
manajer proyek sudah mempunyai staf pendukung yang disediakan untuk setiap kegiatan-kegiatan proyek.
c. Organisasi proyek “intermix”
Didalamnya manajer proyek mempunyai personalia staf dan dipilih kepala-kepala fungsional utama yang melapor secara langsung kepadanya.
d. Organisasi proyek agregat
Manajer mempunyai semua personalia yang diperlukan untuk proyek staf dan lini fungsional yang melaporkan secara langsung kepadanya.

Ket: peranan manajer proyek adalah mengatur waktu, kualitas, dan standar biaya proyek agar sesuai dengan rencana.

3. Organisasi matriks
Organisasi matriks sangat terkenal dalam industry ruang angkasa dan organisasi-organisasi yang memerluhkan koordinasi karena banyaknya hubungan-hubungan yang terjadi atau yang memerluhkan prestasi teknis tinggi,seperti perusahaan-perusahaan kontraktor,lembaga-lembaga konsultasi,serta penelitian dan pengembangan
Bentuk Organisasi matriks ini akan sangat bermamfaat bila:
a. Kegiatan mempunyai waktu penyelesaian yang terbatas dan skedul waktu harus ditepati.
b. Pengendalian biaya merupakan factor kritis
c. Banyak ketrampilan atau keahlian khusus yang membutuhkan koordinasi bagi penyelesaian proyek.
d. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan banyak yang baru dan belum dikenal para anggota tim proyek.
4. Organisasi bentuk bebas
Dengan konsep bentuk bebas ini tidak ada satu cara pengorganisasian, tetapi struktur dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan tertentu pada suatu waktu tertentu.
Ada 2 karakteristik umum tipe organisasi ini yaitu:
1. Organisasi bentuk bebas menggunakan secara ektensif system informasi yang dikomputerisasikan,terutama untuk mengevaluasi satuan-satuan kerja organisasional.
2. Organisasi bentuk bebas biasanya beranggotakan dan dikelolah para manajer muda dan dinamis yang berani mengambil resiko yang telah diperhitungkan.


SELESAI

Minggu, 27 Februari 2011

PEMBAHASAN ANTARA KIAT-KIAT BELAJAR DI PERGURUAN TINGGI,DENGAN MAKNA KATA ‘SUKSES’ SERTA SARJANA MEMBUMI

1. Kiat belajar di perguruan tinggi
Sebagai seorang mahasiswa dalam pembelajaran sehari-hari yang diterima di kampus, yang dihadapkan dengan begitu banyaknya mata kuliah pembelajaran yang menuntut anda untuk dapat mengerti dan memahami pembelajaran materi mata kuliah tersebut oleh karena itu seorang mahasiswa membutuhkan sesuatu metode atau yang sering di sebut dengan KIAT pembelajaran yang baik selama anda berada pada perguruan tinggi tersebut selama anda menyandang sebagai mahasiswa.kiat-kiat tersebut bisa dimulai dari :
A. Diri anda sendiri
Di dalam diri anda harus terdapat sebuah semangat yang tinggi yang akan mendorong dan menjadi sebuah motivasi untuk jadi yang lebih baik dan baik lagi. Selain semangat yang tinggi di dalam diri anda juga harus terdapat sifat untuk memotivasi diri anda sendiri agar tidak gampang menyerah dengan keadaan yang ada hadapi selama anda berada di perguruan tinggi.
B. Masuk tepat waktu
Dengan anda masuk kuliah suatu mata kuliah dengan tepat waktu itu akan membuat anda lebih semangat dan lebih percaya diri untuk menerima pembelajaran yang di dapat, bukan saja itu dengan tepat waktu anda akan untung materi pembelajaran karena ada mendapatkan materi dari awal sampai akhir yang di terangkan oleh dosen yang bersangkutan.
c. Duduk di bangku yang paling depan.
Dengan anda duduk di bangku paling depan anda akan lebih focus menerima materi yang disampaikan oleh dosen. Serta anda akan lebih jelas untuk segi hal pemahaman jika di mandingkan yang duduknya di bangku belakang.
d. Mendengarkan materi yang disampaikan dosen dengan baik.
Dengan anda focus memdengarkan dosen dengan baik dan seksama maka dijamin anda akan sangat menguasai materi yang disampaikan dosen tersebut.
e. Mencatat materi-materi yang penting
hal ini untuk anda mempermudah anda ketika anda lupa tentang materi tersebut sementara anda ingin mempelajarinya kembali.
f. Mencatat hal yang ada belum memahami ( belum jelas)
dalam sebuah pembelajaran tidak semua dengan cepat anda dapat mengerti dan memahami pembelajaran tersebut kadang kala ada yang anda kurang jelas dalam pembelajaran tersebut. Nah nisini lah fungsinya mencatat hal yang anda kurang jelas tersebut.dengan mencatat materi yang kurang jelas tadi anda dapat menanyakan kembali ke dosen yang bersangkutan saat dosen tersebut membuka sesi pertanyaan.
g. Bertanya jika ada pertanyaan
materi yang anda catat karena belum jelas tadi anda Tanya kan ke dosen bersangkutan untuk mendapatkan suatu jawaban agar anda bisa dapat memahami yang anda belum jelas tadi.
h. ajukan tanggapan baru jika perluh
jika setelah anda mengajukan pertanyaan dan anda belum jelas lagi anda dapat mengajukan tanggapan baru agar dosen bersangkutan dapat menjelaskan kembali atas pertanyaan anda.
i. Mencatat semua tugas yang dosen berikan
Karena ini berfungsi untuk mengingatkan kembali ada ada tugas apa saja dari dosen.karena biasanya dari tugas-tugas tersebutlah nilaidi berikan ke anda.
j. mempelajari foto copyan materi yang di berikan dosen
k. mengerjakan segala tugas dengan baik dan maksimal
l. selalu belajar materi sebelum mendapatkan sebuah pembelajaran dari dosen
. Karena ini mempermudah anda untuk mengerti saat dosen menyampaikan materi.
m. Banyak-banyaklah membaca dari mana pun itu sumber pembelajarannya.
2. Makna kata suskes
Dalam diri setiap manusia pasti mengenal suatu kata yang mudah diucapkan tapi dalam perwujudannya mungkin di katakan sedikit gampang dan susah kata tersebut yaitu “sukses”
Menurut saya kata sukses atau kesuksesan yaitu saat saya dapat menemukan dan dapat menerima serta memberikan sesuatu kebahagiaan, ketentraman, kedamaian. Sesejukan keiklasan,serta ketulusan pada diri saya dan orang yang saya sayangi dan orang lain yang saling social sama saya bukan saja itu tapi saya juga dapat berhasil melakukan sesuatu hal positif yang saya inginn wujudkan dalam hidup saya yang bisa bermanfaat untuk saya dan semua.
6 Makna sukses dari saya:
1.keserasian dan keseimbangan dalam hidup
2.dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
3.suatu proses selalu tetap untuk menuju dan melangka menuju cita-cita.
4.sukses harus melewati suatu proses hidup yang harus dijalankan satu tujuan yang kuat demi menuju titik akhir untuk menikmati suatu keberhasilan.
5.keberhasilan di dunia dan diakhirat
6.berada disamping nya( Allah SWT) dengan tersenyum.
3. “ sarjana membumi ”
Sapa yang di dunia ini tak ingin menjadi atau menyandang gelar sarjana membumi???????? Mungkin jawabannya adalah hampir semua orang yang ada di dunia ini ingin menyematkan gelar tersebut. Tapi kenyataannya sekarang ini banyak yang menyandang gelar tersebut tapi gelar sarjana yang bukan sarjana yang sebenarnya kata lainnya sarjana asal sarjana saja.
Sarjana sebenerja harus sarjana yang bener-bener sarjana dan sarjana yang di gelarkan membumi untuk diri nya dan orang lain. Apa sarjana membumi itu ???
Sarjana membumi adalah sarjana yang bener-bener bisa melakukan dan menjalankan hal-hal yang berkaitan dengan hal-hal positif baik untuk diri nya ataupun untuk orang lain baik dari segi guna dan manfaatnya dengan selalu memperhatikan segala sesuatu yang akan dilakukan di lihat dari segi baik atau buruknya.
Sarjana membumi juga bisa diartikan sebagai seseorang yang telah selesai menyelesaikan atau mentamatkan kuliahnya dengan hasil yang memuaskan dan langsung dapat terjun kedalam dunia masyarakat yang luas dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat karena hal positif dari sarjana tersebut.
Itulah sedikit tulisan saya mengenai tiga hal diatas….
kesimpulannya iylah seorang yang belajar di perguruan tinggi harus punya kiat-kiat tertentu ,agar dapat suatu kesuksesan bagi diri nya dan tujuan akhirnya adalah menjadi seorang sarjana membumi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Semoga saya salah satunya amiiiiiiinnnnnnnnnn..…..

Jumat, 25 Februari 2011

Rangkuman Ringkasan buku organisasi perusahaan bab 2,3,dan4

BAB II
TEORI ORGANISASI KLASIK
Dalam bab ini akan di bahas perkembangan teori organisasi dan teori klasik sampai sekarang.Teori klasik mendefisikan organisasi sebagai struktur , hubungan, kekuasaan- kekuasaan ,tujuan - tujuan peranan- peranan , kegiatan-kegiatan, komunikasi ,dan factor-factor lainnya yang terjadi bila orang –orang berkerja bersama.
TEORI BIROKRASI
Biroksasi adalah sebuah model organisasi normatik, yang menekankan struktur dalam organisasi.Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya : The protestant ethic and spirit of capitalism.Dalam bukunya Weber mengemukakan karakteristik-karakteristik birokrasi sebagai berikut:
1.Perbagian kerja yang jelas.pembagian kerja atau spesialisasi hendaknya sesuai dengan kemampuan teknisnya
2. Hirarki wewenang yang di rumuskan secara baik.sentralisasi kekuasaan dimana adanya pemisahan yang jelas antara tingkat-tingkat bawahan dan atasan,agar terjamin koordinasi yang terjamin.
3.Program rasional dalam mencapai tujuan organisasi.
4.System prosedur bagi penanganan situasi kerja. Tujuannya untuk mencapai kontinyuitas, keseragaman , dan untuk maksud-maksud transaksi.
5.System aturan yang mencakup hak –hak dan kewajiban-kewajiban posisi para pemegan jabatan.
6.Hubungan-hubungan antar pribadi yang bersifat“ impersonal”
TEORI ADMINISTRASI
Teori administrasi adalah bagian kedua dari teori organisasi klasik. Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa.Fayol menyatakan bahwa semua kegiatan-kegiatan industrial dapat dibagi menjadi 6(enam) kelompok:
1. Kegiatan-kegiatan teknikal (produksi,manufacturing,adaptasi)
2. Kegiatan-kegiatan komersial (pembelian,penjualan,pertukaran)
3. Kegiatan-kegiatan financial ( pencarian suatu penggunaan optimum dari modal )
4. Kegiatan-kegiatan keamanan ( perlindungan terhadap kekayaan dan personalia organisasi )
5. Kegiatan-kegiatan akuntansi ( penentuan persediaan,biaya,penyusunan neraca dan laporan rugi-laba,statistic )
6. Kegiatan-kegiatan manajerial ( perencanaan,pengorganisasian,pemberian perintah,pengkoordinasian,dan pengawasan).
A. Fayol memusatkan perhatiannya pada dua konsep yaitu : prinsip-prinsip manajemen dan unsure-unsur manajemen.Fayol mengemukakan dan membahas 14(empat belas) kaidah manjemen yang menjadi dasr pengembangan teori administrasi yaitu antara lain :
1. Pembagian kerja (devision of work).Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas,karena seseorang dapat memusatkan dirinya pada pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.
2. Wewenang dan tanggung jawab(authority and responsibility).wewenang adalah hak untuk member perintah.
3. Disiplin (discipline)
ini membutuhkan :
a. Atasan yang baik diseluruh tingkatan
b. Perjanjian kerja yang sedapat mungkin jelas dan bijaksana
c. Sanksi ( hukuman ) yang ditetapkan dengan bijaksana.
4. Kesatuan perintah(unity of command).Tujuannya untuk mengurangi kekacauan, kebingungan dan komplik.
5. Kesatuan pengarahan (unity of direction)
6. Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.
7. Balas jasa
8. Sentralisasi.Tujuannya untuk organisasi mengatur tingkat keseimbangan optimum antara sentralisasi dan desentralisasi.
9. Rantai scalar ( hubungan antara tugas-tugas disusun atas dasar suatu hirarki dari atas ke bawah.
10. Aturan (order)
11. Kelanggengan personalia
12. Inisiatif
13. Semangat korps “ persatuan adalah kekuatan”,
Ada tiga prinsip organisasi yang dijalankan oleh pemerintah,agama,militer dan bisnis.prinsip tersebut antara lain:
1. Prinsip koordinasi. Organisasi-organisasi berjalan bila orang-orang sebagai anggota mengkombinasikan usaha-usaha mereka untuk suatu tujuan tertentu secara bersama mencapainya.
2. Prinsip scalar. Pembagian tugas atau kerja dilakukan atas dasar derajat wewenang dan tanggungjawab.
3. Prinsip fungsional. Ini lebih berhubungan antara perbedaan diantara macam-macam tugas.
Empat kaidah dasar manajemen yang harus dilaksanakan dalam organisasi perusahaan,yaitu:
1. Menggantikan metode-metode kerja dalam praktek dengan berbagai metode yang dikembangan atas dasar ilmu pengetahuan tentang kerja yang ilmiah dan benar.
2. Mengadakan seleksi,latihan-latihan dan pengembangan para karyawan secara ilmiah,agar memungkinkan para karyawan berkerja sebaik-baiknya sesuai dengan spesialisasinya.
3. Pengembangan ilmu tentang kerja serta seleksi,latihan dan pengembangan secara ilmiah harus diintegrasikan,sehingga para karyawan memperoleh kesempatan untuk mencapai tingkat upah yang tinggi, sementara manajemen dapat menekan biaya produksi menjadi rendah.
4. Untuk mencapai manfaat manajemen ilmiah,perluh dikembangkan semangat dan mental para karyawan melalui pendekatan antara karyawan dan manajer sebagai upaya untuk menimbulkan suasana kerja sama yang baik.
TEORI KLASIK:ANATOMI ORGANISASI FORMAL
Pengertian organisasi formal adalah system kegiatan yang terkoordinasi dari sekelompok orang yang berkerja bersama untuk mencapai tujuan dibawah kekuasaan dan kepemimpinan.
Definisi organisasi formal
System kegiatan yang terkoordinasi
2.Kelompok kerja
3.Kerjasama untuk mencapai tujuan

Dasar-dasar organisasi menurut teori klasik
1.Kekuasaan. bisa demokratis atau otokratis[ini sebagai sumber pengorganisasi tertinggi]
2.Saling melayani. Ini merupakan legitimasi social pada organisasi.
3. Doktrin.Ini merupakan rumusan tujuan organisasi.
4. Disiplin. Ini sebagai perilaku yang ditentukan oleh perintah atau pengendalian diri.

Tiang dasar teori organisasi formal
1. Pembagian kerja
2. Proses scalar dan fungsional. Proses scalar adalah mengenai perkembangan rantai perintah yang menghasilkan pertambahan tingkat-tingkat pada stuktur organisasi.
3. Struktur. Struktur adalah hubungan antara berbagai kegiatan berbeda yang dilaksanakan di dalam suatu organisasi.Tujuan struktur adalah menyediakan atau memberi wadah pada fungsi-fungsi organisasi ,agar tujuan organisasi tercapai dengan efektif.struktur organisasi meliputi system dan pola.
Teori klasik menyatakan bahwa organisasi mempunyai dua struktur dasar yaitu:
A. Lini. Organisasi lini adalah berkaitan dengan rantai perintah utama yang dikembangkan langsung dari fungsi-fungsi organisasi –produksi keuangan –dan distribusi barang atau jasa(fungsi operasional).
B. Staf. Organisasi staf adalah berlaku sebagai penasehat dan berfungsi sebagai penyedia fasilitas untuk lini.

4. Rentang kendali. Ini berhubungan dengan berapa banyak seorang atasan dapat “mengendalikan” bawahan secara efektif.
Rentang kendali bersifat:
a. Struktur flat ( bersifat lebih mendatar )
b. Struktur tall ( bersifat melunjang )

BAB III
TEORI ORGANISASI NEO KLASIK
Perkembangan teori neo klasik dimulai dengan inspirasi percobaan-percobaan yang dilakukan di Hawthorne, serta tulisan Hugo Munsterberg. Pendekatan noe klasik ditemukan juga di dalam buku-buku tentang hubungan manusiawi seperti Gardner dan Moore, Human Ralation in Industry dan sebagainya.
HUGO MUNSTERBERG
Sebagai pencetus psikologi industi yang sangat diakui luas serta seorang penulis buku yang paling terkenal yang berjudul “Psychology and Industrial Efficiency”. Dia mengembangkan metoda-metoda tes psikologi ilmiah untuk mencari karakteristik physic dan mental individu yang cocok dengan kebutuhan suatu jabatan. Pendekatannya banyak didasarkan pada manajemn ilmiah Taylor. Jadi, pada dasarnya Munsterberg menekankan adanya perbedaan-perbedaan karakteristik individual dalam organisasi-organisasi. Sebagai tambahan, Munsterberg mengingatkan adanya pengaruh faktor-faktor soial dan budaya tehadp organisasi.
PERCOBAAN-PERCOBAAN HAWTHORNE
Percobaan ini dimulai pada tahun1924 di pabrik Hawthorne milik perusahaan Western Electric di Cicero, Illinois, dekat Chicago, dan disponsori oleh National Research Council (Lembaga Riset Nasional). Percobaan ini dilakukan untuk meneliti pengaruh perbedaan tingkat penerangan (cahaya) dalam pekerjaan terhadap produktivitas kerja atau efisiensi kerja para karyawan. Penemuan Hawthorne pertama ini dapat menunjukkan bahwa ada variabel-variabel lain disamping kondisi-kondisi kerja physic yang mungkin mempengaruhi perilaku para karyawan.
Percobaan kedua dimulai pada bulan April 1927, yang melibatkan kelompok kecil pekerja yang terdiri dari enam orang gadis pekerja pada perakitan listrik. Ternyata dapat dirumuskan bahwa moral meningkat ataupun tidak tergantung seberapa besar perhatian yang bersifat pribadi, individual dan simpati yang diberikan kepada karyawan plus struktur sosial kelompok kerja. Jadi, para peneliti Hawthorne mengemukakan betapa pentingnya perasaan dan sikap para karyawan serta kelompok-kelompok kerja mereka.
Bulan November tahun 1931 akhirnya para peneliti melakukan percobaan terakhirnya yang mempunyai tujuan agar lebih memahami bagimana norma-norma yang mengendalikan hasil kerja setiap organisasi bisa dikembangkan oleh kelompok sosial para pekerja atau organisasi yang bersifat informal.
KRITIK DAN USUL PERUBAHAN NEO KLASIK PADA TIANG DASAR TEORI ORGANISASI FORMAL
Pembagian Kerja ( Division of Labor)
Sejak pembagian kerja dilakukan, tmbul masalah yang disebut anomie. Anomie adalah situasi dimana pedoman kerja tidak ada (“lack of rule”) dan disiplin diri menjadi berkurang (“lack of self-discipline”). Di samping itu orang menjadi bingung, takut bertanya dan merasa dirinya diabaikan (“alones among many”) yang bisa mengakibatkan timbunya gejala depersonalisasi dan dysfunetion, sehingga orang tidak lagi kooperatif. Oleh karena itu teori ini mengemukakan perlunya :
1. Partisipasi atau melibatkan setiap orang dalam mengambil sebuah keputusan bersama
2. Perluasan kerja agar setiap orang dapat memperluas kemampuan dan keahlian dalam bidang lain.
3. Manajemen Bottom-Up yang member kesempatan kepada para junior untuk berpartisipasi dalam mengambil keputusan manajemn puncak.
Proses-proses Skalar dan Fungsional
Proses ini dapat menimbulkan berbagai masalah dalam pendelegasian wewenang dan tanggung jawab. Asumsi yang dipergunakan teori klasik mengenai proses pendelegasian adalah bahwa kapsitas ( kemampuan) individu sama dengan wewenang ( memerintah atau menugaskan)fungsinya. Teori klasik mempunyai “pemecahan klasik” untuk masalah dimana kapasitas lebih besar daripada wewenang, atau sebaliknya, kapasitas lebih kecil daripada wewenangnya.
Struktur Organisasi
Tentang struktur organisasi, teori neo klasik menyatakan bahwa struktur merupakan penyebab terjadinya pergeseran-pergeseran (frictions) internal antara orang-orang yang melaksanakan fungsi yang berbeda-beda. Pergeseran-pergeseran ini terjadi terutama antara orang-orang operasional (lini) dan orang-orang staf. Menurut Melville Dalton penyebabnya adalah :
- Perbedaan tugas
- Perbedaan umur dan pendidikan
- Perbedaan sikap
Rentang Kendali
Pada teori neo klasik, rentang yang pendek dapat mengakibatkan pengawasan yang ketat, sedangkan rentang yang luas dapat memerlukan pendelegasian yang baik dengan mengurangi pengawasan. Karena perbedaan individu dan organisasi, kadang-kadang yang satu lebih baik daripada yang lain, maka rentang kendali tidak dapat ditetapkan secara pasti.
PANDANGAN NEO KLASIK TERHADAP ORGANISASI NFORMAL
Organisasi informal dapat diartikan kelompok-kelompok alamiah yang terbentuk sebagai hasil interaksi di antara para karyawan dalam situasi kerja mereka. Organisasi ini muncul sebagi tanggapan akan kebutuhan sosial manusia agar dapat bekerja sam dengan yang lainnya. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan organisasi informal yaitu :
Lokasi
Jenis pekerjaan
Minat
Masalah-masalah khusus
Selama pendekatan menghadapi organisasi informal dipusatkan pada menajemen, cukup beralasan untuk memperkirakan bahwa standar dan norma-norma kelompok informal dapat menyebabkan tidak jalannya kebijaksanaan organisasi formal. Maka dari itu harus dihasilkan keselarasan antara kedua bentuk organisasi ini.
BAB IV
TEORI ORGANISASI MODERN
Aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen adalah teori modern, disebut juga system pada organisasi. Teori modern mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, tetapi organisasi adalah suatu sistem terbuka yang harus-bila iongin mempertahankan kelangsungan hidupnya-menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungannya. Organisasi dan lingkungannya adalah saling tergantung pada yang lain sebagai sumber.
DASAR PEMIKIRAN TEORI ORGANISASI MODERN
Teori organisasi dan manajemen modern dikembangkan sejak tahun 1950. Teori modern dalam banyak hal yang mendasar berbeda dengan teori klasik. Pertama, teori klasik memusatkan pandangannya pada analisa dan deskripsi organisasi melalui analisa dan metoda ilmiah. Kedua, ilmu pengetahuan klasik telah membicarakan konsep koodinasi, skalar dan vertikal. Teori neoklasik, sebenarnya bukan teori, mengubah teori klasik dengan menekankan pentingnya aspek perilaku manusia dalam organisasi.
Teori modern menyebutkan bahwa kerja suatu organisasi adalah sangat kompleks, dinamis, multilevel, multidimensional, multivariable, dan probabilistik. Organisasi terdiri dari antar hubungan bagian-bagian dalam suatu sistem, ada badan-badan yang dihubungkan dengan tali elastis. Sebagai suatu sistem, terdapan 3 uynsur organisasi:
1. Unsur struktur yang bersifat makro
2. Unsur proses yang juga bersifat makro
3. Unsure perilaku anggota organisasi yang bersifat mikro
Ketiganya saling kait-mengkait dan sebenarnya tak terpisahkan satu sama lain.
Teori Sistem Umum
Teori sistem umum merupakan suatu aspek analisis organisasi yang berusaha untuk menemukan kaidah-kaidah unum organisasi yang berlaku universal.
Tujuan teori sistem umum adalah penciptaan suatu ilmu pengatahuan organisasional universal dangan menggunakan elemen-elemen dan proses-proses umum seluruh sistem sebagai titik awal.
Beberapa tingkatan sistem yang harus diintegrasikan. Kenneth Boulding mengemukakan klasifikasi tingkat-tingkat sistem yaitu:
1. Struktur statistic --- yang meruoakan tingkat rangka dasar, anatomi suatu sistem.
2. Sistem dinamik sederhana – tingkat mesin jam, dengan gerak-gerak tertentu.
3. Sistem sibernetik – tingkat termostat, sistem bekerja untuk menjaga keseimbangan melalui proses pengendalian diri.
4. Sistem terbuka – tingkat pemeliharaan diri yang berkembang dan meliputi organisme yang hidup.
5. Sistem genetika social – tingkat masyarakat sel, yang ditandai dengan pembagian kerja.
6. Sistem hewani – tingkat mobilitas yang ditunjukan dengan adanya perilaku yang diarahkan pada tujuan.
7. Sistem manusiawi – tingkat dengan symbol komunikasi dan interpretasi.
8. Sistem social – tingkat organisasi social.
9. Sistem transedental –tingkat terakhir dan absolute, merupakan struktur yang sistematik tetapi tidak dapat diketahui hakekatnya.
. Teori organisasi modern mempunyai kesamaan dengan teori sistem umum dalam cara memandang organisasi sebagai sesuatu yang terintegrasi. Secara ringkas teori organisasi modern dan teori sistem umum, mempelajari:
1. Individu-individu dalam keseluruhan dan pergerakan individu didalam dan diluar sistem.
2. Interaksi individu-individu dengan lingkungan yang terjadi dalam sistem.
3. Interaksi diantara individu-individu dalam sistem.
4. Masalah-masalah pertumbuhan dan stabilitas sistem.
Teori Organisasi Dalam Suatu Sistem Kerangka Sistem
Teori organisasi modern adfalah multidispliner yang konsep-konsep dan teknik-tekniknya dikembangkan dari banyak bidang studi, seperti sosiologi, teori adminidtrasi, ekonomi psikologi, ekologi, operation research, dan banyak bidang-bidang lainnya. Teori modern berusaha untuk memberikan sintesa yang menyeluruh bagian-bagian yang berhubungan dengan semua bidang studi tersebut untuk mengembangkan suatu teori organisasi yang diterima umum.
Factor-faktor yang membedakan kualitas teori organisasi modern dengan teori-teori organisasi lainnya adalah dasar konsepsional—analiotiknya, ketergantungannya pada data riset emprik, Macam-macam unsur yang tecakup dalam analisis sistem, yaitu bagian-bagian organisasi sebagai suatu sistem, interaksinya, proses-proses dan tujuan-tujuan sistem.
bagian-bagian dari sistem dan saling ketergantungannya. Bagian dasar pertama sistem adalah individu, dan struktur kepribadiannya yang diberikan kepada organisasi.
Bagian kedua sistem adalah penentuan fungsi-fungsi formal, yang biasa disebut organisasi formal. Merupakan pola hubungan antar pekerjaan-pekerjaan yang membangun struktur pada suatu sistem.
Bagian ketiga dalam sistem organisasi adalah organisasi informal. Individu mempunyai kebutuhan melalui kontaknya dengan orang lain dalam pekerjaannya.
Bagian keempat adalah struktur status dan peranan. Harus ada peleburan pola perilaku timbal balik peranan yang dimainkan oleh organisasi formal dan informal.
Bagian kelima adalah lingkungan phisik pelaksanaan pekerjaan. Walau pun hal ini implisit pada organisasi formal dan fungsi-fungsinya.
Proses-proses hubungan dalam sistem. Teori organisasi modern menunjukan tiga kegiatan proses hubungan universal yang selalu muncul pada sistem manusia dalam perilakunya berorganisasi. Komunikasi sering disebut juga dalam teori neoklasik, tetapi tekanannya pada deskripsi bentuk kegiatan komunikasi, yaitu formal-informal, vertikal-horizontal dan lini-staf.
1. Konsep keseimbangan adalah mengenai penyeimbangan mekanisme yang dicapai dengan jalan menjaga hubungan structural yang harmonis antar bagian-bagian dalam sistem.
2. Proses pengambilan keputusan adalah variable internal dalam suatu organisasi yang tergantung pada pekerjaan-pekerjaan, harapan-harapan individu, motivasi dan struktur organisasi.
Tujuan-tujuan organisasi ada tiga tujuan utama yaitu yang saling berhubungan, yaitu antara lain.
pertumbuhan,
stabilitas dan
interaksi

Rabu, 29 Desember 2010

DEPARTEMENTALISASI DAN PERORGANISASIAN


DEPARTEMENTALISASI
1. Pengertian Departementalisasi
       Departementalisasi adalah proses penentuan cara bagaimana kegiatan yang dikelompokkan. Beberapa bentuk departementalisasi sebagai berikut :

1. Fungsi
2. Produk atau jasa
3. Wilayah
4. Langganan
5. Proses atau peralatan
6. Waktu
7. Pelayanan
8. Alpa – numeral

9. Proyek atau matriks
2.  Departementalisasi Fungsional
              Departentalisasi fungsional mengelompokkan fungsi – fungsi yang sama atau kegiatan – kegiatan sejenis untuk membentuk suatu satuan organisasi.
Organisasi fungsional ini barangkali merupakan bentuk yang paling umum dan bentuk dasar departementalisasi. kebaikan utama pendekatan fungsional adalah bahwa pendekatan ini menjaga kekuasaan dan kedudukan fungsi- funsi utama, menciptakan efisiensi melalui spesialisasi, memusatkan keahlian organisasi dan memungkinkan pegawai manajemen kepuncak lebih ketat terhadap fungsi-fungsi.
pendekatan fungsional mempunyai berbagi kelemahan. struktur fungsional dapat menciptakan konflik antar fungsi-fungsi, menyebabkan kemacetan-kemacetan pelaksanaan tugas yang berurutan pada kepentingan tugas-tugasnya, dan menyebabkan para anggota berpandangan lebih sempit serta kurang inofatif.

3 . Departementalisasi Divisional
              Organisasi Divisional dapat mengikuti pembagian divisi-divisi atas dasar produk, wilayah (geografis), langganan, dan proses atau peralatan.
Struktur organisasi divisional atas dasar produk. setiap departemen bertanggung jawab atas suatu produk atau sekumpulan produk yang berhubungan (garis produk). Divisionalisasi produk adalah pola logika yang dapat diikuti bila jenis-jenis produk mempunyai teknologi pemrosesan dan metoda-metoda pemasaran yang sangat berbeda satu dengan yang lain dalam organisasi.
Sturktur organisasi divisional atas dasar wilayah. Departementalisasi wilayah , kadang-kadang juga disebut depertementalisasi daerah , regional atau geografis , adalah pengelompokkan kegiatan-kegiatan menurut tempat dimana operasi berlokasi atau dimana satuan-satuan organisasi menjalankan usahanya.



Kebaikan-kebaikan struktur organisasi divisional dapat diperinci sebagai berikut :
1. Meletakkan koordinasi dan wewenang yang diperlukan pada tingkat yang sesuai bagi pemberian tanggapan yang cepat.
2. Menempatkan pengembangan dan implementasi strategi dekat dengan lingkungan divisi yang khas.
3. Tempat latihan yang baik bagi para manager strategik.

Kelemahah-kelemahan sturktur divisional secara lebih terperinci :
1. Masalah duplikasi sumberdaya dan peralatan yang tidak perlu.
2. Dapat menimbulkan tidak konsistennya kebijakan antara divisi-divisi

          Perusahaan yang melekukan departentalisasi diuntungkan dengan pembagian control dan koordinasi pada perusahaan tersebut. Wilayah kekuasaan dan tanggung jawab dipersempit sehingga untuk memimpinnya menjadi lebih mudah.
    Departementalisasi sendiri dibagi atas beberapa macam yaitu :
1.      Departementalisasi berdasarkan pelanggan
Maksudnya perusahaan akan melakukan pembagian penjualan produk ke pelanggan,biasanya ada yang bagian produk laki-laki ataupun perempuan atau tua dan muda. Contohnya adalah pembagian penjualan produk Rexona ada pembagian untuk produk remaja, laki-laki , perempuan ataupun yang xtra berkeringat. Dengan dilakukannya pembagian ini penjualan akan lebih tepat sasaran dan efisien
2.      Departementalisasi berdasarkan produk
Maksudnya perusahaan akan mengelompokan departemen sesuai dengan kelompok produk yang dihasilkan misalkannya pembagian departeman barang untuk mengurusi produksi produk berupa barang dan departemen jasa untuk menangani produk yang berupa jasa
3.      Departementalisasi berdasarkan proses                                                                                Maksudnya pembagian departemen berdasrkan proses pengkerjaannya, misalnya pada perusahaan meubel dibagi atas divisi untuk pengolahan kayu mentah, divisi pembuatan kursi atau meubel kemudian divisi pengecatan

4.      Departementalisasi berdasarkan geografis
Maksudnya pembagian departeman berdasarkan lokasi penjualan produk misalnya departemen yang mengawasi di jawa dan Bali, di Kalimantan maupun di Sumatara

5.      Departementalisasi berdasarkan fungsi
Maksudnya pembagian departemann berdasarkan aktifitas perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, misalnya departemen produksi, departemen penjualan, departemen pemasaran dan lain-lain
Setelah melakukan pembagian tugas, maka yang harus dilakukan adalah menetapkan hierarki pengambilan keputusan. Bagaimana dalam perusahaan perusahaan yang besar diperlukan cara penentuan pengambilaan keputusan karena tidak mungkin seorang presiden direktur melakukan pengambilan keputusan pada suatu masalah di cabang daerah. Oleh sebab itu maka dibentuklah tingkatan-tingkatan pada organisasi yang mana di tiap tingkatan tersebut terdapat seorang manajer yang dapat memberikan keputusan dan dapat bertanggung jawab kepada pemimpin di atasnya. Sehingga para menajer tersebut memiliki kewenagan untuk melakukan tugas atau misi yang direncanakan oleh organisasi atau perusahaan namun manajer tersebut juga boleh melakukan inovasi-inovasi agar divisi dipimpinnya dapat berkembang dengan syarat harus sesuia dengan misi perusahaan, misalnya BNI 46 mempunyai bebarapa manajer yang mengawasi divisinya. Ada yang mengurusi cabang provinsi maupun cabang-cabang pada kota maupun kabupaten setiap manajer di kota tersebut memiliki kekuasaan untuk memutuskan apabila ada masalah dalam cabang tersebut namun apabila masalah tersebut terlalu besar (berdasarkan survey yang saya lakukan waktu semester lalu) dapat dilaporkan ke pusat misalnya adalah peminjaman uang yang terlalu besar. Maka manajer cabang akan menghubungi kantor cabang provinsi atau pusat terlebih dahulu
Selain itu untuk melakukan pengorganisasian yang baik diperlukan komunikasi yang baik antar kantor cabang di adakan rapat antar kantor cabang yang membicarakan masalah-masalah yang ada pada tiap divisi maupun pada kantor cabang selain itu pada rapat ini sebagai tempat untuk memberiakan pengarahan ataupun misi kepada para manajer pimpinan cabang maupun divisi untuk dapat mengembangkan divisi atau cabangnya.



1.Pengertian Pengorganisasian
         Istilah pengorganisasian mempunyai bermacam-macam pengertain , istilah tersebut dapat digunakan untuk menunjukkan hal-hal berikut ini :
1.      Cara manajemen merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumber daya keuangan , fisik , bahan baku , dan tenaga kerja organisasi.

2.      Hubungan-hubungan antara fungsi , jabatan , tugas dan para karyawan.

3.      Cara dalam mana para manager lebih lanjut tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam departemen mereka dan mendelagasikan wewenang yang diperlukan untuk mengerjakan tugas tersebut.
Dari tiga hal diatas dapat disimpulkan bahwa pengorganisasian merupakan suatu proses untuk merancang struktur formal , mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau pekerjaan diantara organisasi agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien.



2 Teori-Teori Organisasi
      Dalam kehidupan nyata orang-orang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan bersama , yang dilakukan adalah kegiatan menandakan suatu lembaga atau kelompok fungsional atau biasa disebut dengan istilah Organisasi. Organisasi dalam hal ini bisa terdapat pada badan usaha , instansi pemerintah , lembaga pendidikan , militer , kelompok masyarakat atau suatu perkumpulan olahraga.


Kata Organisasi mempunyai dua pengertian umum. Pengertian pertama menandakan suatu lembaga atau kelompok fungsional , seperti organisasi perusahaan , rumah sakit , perwakilan pemerintah atau suatu perkumpulan olahraga. Pengertian kedua berkenaan dengan proses pengorganisasian sebagai suatu cara dalam mana kegiatan organisasi dialokasikan dan ditugaskan diantara para anggotanya agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan efisien          
STRUKTUR ORGANISASI
Pengertian Sturktur Organisasi
          Sturktur organisasi dapat didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal dengan mana organisasi dikelola. Sturktur organisasi menunjukkan kerangka dan susunan perwujudan pola tetap hubungan-hubungan diantara fungsi-fungsi atau orang-orang yang menunjukkan kedudukan , tugas wewenang dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam organisasi. Struktur ini mengandung unsur-unsur spesialis kerja , standarlisasi ,koordinasi , sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan atau besaran satuan kerja.

Faktor-Faktor Perancangan Struktur Organisasi
           faktor-faktor utama yang menentukan perancangan struktur organisasi adalah sebagai berikut:
1.   strategi organisasi untuk mencapai tujuannya. strategi menjelaskan bagaimana aliran   wewenang dan saluran komunikasi dapat disusun diantara para pimpinan dan bawahan.

        
2.    teknologi yang digunakan. perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi barang-     barang atau jasa akan membedakan struktur organisasi.


3.    anggota (pegawai / karyawan) dan orang-orang yang terlibat dalam organisasi. kemanapun dan cara berfikir para anggota, serta kebutuhan mereka untuk bekerja sama harus diperhatikan dalam merancang struktur organisasi.


4.    ukuran organisasi. besarnya organisasi secara keseluruhan maupun satuan kerjanya yang sangat mempengaruhi struktur organisasi. semakin besar ukuran organisasi, struktur organisasi akan semakin kompleks dan harus dipilih struktur yang tepat.

A.    Unsur-unsur Struktur Organisasi terdiri dari:
1. Spesialisasi kegiatan
2. Standarisasi kegiatan
3. Koordinasi kegiatan
4. Sentralisasi dan Desentralisasi pembuatan keputusan
5. Ukuran satuan kegiatan

B.     Kelompok Kerja Formal:
1. Pembagian kerja
2. Menejer dan bawahan atau rantai perintah
3. Tipe pekerjaan yang dilaksanakan
4. Pengelompokan segmen pekerjaan
5. Tingkat manajemen

C.     Organisasi mempunyai tiga tipe utama kelompok-kelompopk kerja formal yaitu:
 1. Kesatuan tugas khusus (task forces)
 2. Panitia:
     a. tetap (standing committess) disebut juga panitia struktural.
     b. tidak tetap (ad hoe)
 3. Dewan (boards) dan komisi
tujuan dibentuknya panitia manajemen adalah untuk mengkoordinasikan dan mempertukarkan informasi, memberi saran manajemen, atau bahkan membuat keputusan sendiri.
Sumber:   www.google.com
               Blog_blog pribadi google
              







Jumat, 12 November 2010

KEBUDAYAAN SERTA TRADISI MASYARAKAT MALUKU NERGI MAMALA


          Beberapa pihak terus serta telah berusaha melestarikan Adat - Istiadat, Seni dan Budaya Masyarakat Maluku, karena sejak sebelum Republik Indonesia Merdeka sampai jaman Globalisasi saat ini;  Masyarakat serta kebudayaan tidak terlepas dari nergi kita yang tercinta ini mulai dari unjung Indonesia timur sampai barat yang kita kenal dari sabang sampai meraoke begitu banyak ragam budayanya. budaya-budayari. tersebut mempunyai nilai seni tradisional yang mengandung arti dari kehidupan  serta adat dari daerah itu  sendiri yang mencerminkan kebiasaan warga daerah tersebut. demikian pula ada beberapa Kesenian dan Kebudayaan dari daerah lain yang menjadi Simbol pada setiap pembukaan suatu acara serta ada beberapa Kesenian dan Kebudayaan yang mengambarkan kehidupan masyarakat dimassa lampau daerah tersebut.kita ambil contoh beragam budaya dan kesenian dari daerah jawa barat di jawa barat terdapat kesenian  “ jaipongan “ dan “ budaya syawalan”.  Mungkin kesenian dan budaya dari daerah yang terdapat di  nergi ini udah cukup vamilier.tapi pertanyaannya apakah budaya yang berasal dari provinsi timur Indonesia cukup vamilier di nergi ini ????????? Contohnya Adat - Istiadat, Kesenian dan Kebudayaan Maluku,  pasti masih banyak masyarakat yang kurang mengenal da atau tidak mengetahuinya.

 maka dari itu lewat  media elektronik ini  saya berusaha semaksimal mungkin untuk memperlihatkan, mengenalkan dan mengembangkan Adat - Istiadat, Seni dan Budaya Maluku, khususnya kebudayaan nergi mamala dengan tidak membeda - bedakan asal - usul Adat - Istiadat, Kesenian dan Kebudayaan dari negeri yang ada di Provinsi Maluku. Namun maksud dan tujuan saya ini adalah sebagai media informasi, edukasi, komunikasi, promosi yang berkaitan dengan Adat - Istiadat, Kesenian dan Kebudayaan Masyarakat Maluku, sehingga baik masyarakat Maluku sendiri maupun masyarakat khalayak umum dapat mengenal dan mengetahui keberadaan yang ada di Maluku.

Salah satu acara tradisi yang masih dan terus diselenggarakan adalah PUKUL SAPU LIDI, yang dilaksanakan oleh Raja  masyaraka Negeri Mamala di Ambon - Maluku, dimana acara tersebut diselenggarakan pada setiap 7 (tujuh) hari seusai Hari Besar Islam "IDUL FITRI", dimana ciri khas acara tersebut yaitu Pukul Sapu Lidi Aren ketubuh antara lawan satu dengan yang lainnya, dengan beberapa syarat tidak boleh mengenai muka dan atau bagian pital lawannya.
Acara tradisi PUKUL SAPU LIDI ini sudah berjalan sejak beberapa ratus tahun lahu di Negeri Mamala, sehingga hampir seluruh masyarakat disekitar Pulau Ambon maupun wisatawan asing yang mengetahui acara tardisi tersebut pasti padat menghadiri dan menyaksikan acara tradisi PUKUL SAPU LIDI tersebut,tradisi ini di lakukan dalam rangka memeriakan hari raya idul fitri…dengan maksud tujuan saling menimbulkan rasa saling kekeluargaan dan kebersamaan dalam hidup dan tanpa dendam satu sama lain.dengan menggunakan sapu lidi yang berukuran lumanyan besar semua peserta  saling berhadapan satu sama lain dan saling memukul-mukulkan sapu lidi itu ke depan lawan nya sambil berjalan keci.setelah itu baru akan gentian yang lawan yang sudah kena pukulan gantian melakukan hal yang sama kepada yang tadi di depan nya. Setelah acara selesan semuapeserta diberi minyak adat yang tlah di beri doa-doa khusus. Nama minyak tersebut adalah minyak tasalah.


           
     Selain tradisi pukul sapu tersebut ada tradisi yaitu tradisi yang sering disebut dengan acara tradisi BAMBU GILA yang sangat dikenal oleh masyarakat Maluku maupun masyarakat daerah lain dimana acara tradisi BAMBU GILA sudah diketahui adalah berasal dari Maluku, namun masih banyak masyarakat daerah lain yang tidak mengetahui seperti apa acara yang disebut BAMBU GILA, tradisi bamboo gila ini di l;akukan dengan mengunakan sebuah bamboo yang di pengang oleh beberapa oaring dalam keadaan setengah meluk bamboo lalu bamboo tersebut di beri manyra atau bacaan oleh ketua adat daerah tersebut latu atraksi tradisi ini dapat berjalan.

       Selain 2 tradisi diatas ada lagi tradisi tarian yang masyarakat Maluku sebut “ TARIAN CAKALELE “  tarian cakalele adalah sebuah tarian masyarakat Maluku yang menggambarkan sebuah tarian kegembiraan melepas dari suatu masalah dan manggmbarkan munculnya kebahasiaan baru yang muncul dari kebersamaan yang tercipta dari masyarakat Maluku. Dengan tarian yang diiringi dari dengan music lebih menambah suka cita dan semangat kegembiraan.tarian cakalele ini di adakan tidak menentu kapan waktunya. Tarian itu bias kapanpun di adakan itu tergantung dari yang  mau adakan acara tersebut. Contohnya tarian itu diadakan pas ada acara pernikahandi selah – selah acara pernikahan tersebut bisa di selipkan tarian tersebut.

        Ada lagi sebuah tradisi rakyat Maluku yakni  yang di kenal dengan “makan patita” tradisi makan patita merupakan sebuah tradisi makan bersama yang memiliki tujuan kebersamaan hidup yang ini.tradisi ini dilakukan dengan cara tata pelaksanaan nya yakni masing –masing warga  kampong membawa makan masing – masing yang dibuat sendiri dari rumah  lalu dikumpulkan di tempat yang sebagai acara yang akan di laksanakan di sana.setelah terkumpul semua makanan yang di bawah masing – masing warga baru bisa acara makan patita itu dilakukan.
Ada lagi tradisi yang bertama  PANASPELA  perluh diketahui panapela adalah suatu tradisi  “RUKUN BERAGAMA” acara ini di adakan untuk menimbulkan rasa saling toreransi dalam beragama sesame masyarakat Maluku.acara ini biasanya diadakan oloh suatu kampong dengan nengundang kampong lain yang berbeda kepercayaannya. Tradisi ini mencerminkan bagaiman rakyat Maluku ingin menciptakan suatu kerukunan dalam masyarakat Maluku itu sendiri.


dan masih banyak lagi acara tradisi masyarakat Maluku yang belum dan tidak diketahui oleh masyarakat Negeri - Negeri lain di Maluku maupun masyarakat dari daerah lain di bumi Nusantara - Indonesia.begitu banyak lagi tradisi dari rakyat Maluku,tetapi masih kurang juga masyakat mengetahui tradisi dan adat-adat yang ada di mluku.
  Maka dari itu mari kita bangsa Indonesia ikut melestarikan dan mengetahui adat dan tradisi yang ada ini kita tercinta ini karena bangsa ini mempunyai begitu banyak tradisi dan kebudayaan karena kebudayaan itu merupakan tonggak  citra diri suatu bangsa.mungkin  yang dibahas  di atas tentang beberapa adat dan tradisi di Maluku itu  baru sedikit dari banyak yang ada di daerah Maluku itu sendiri.masih banyak lagi yang adat dan tradisi yang ada di Maluku tapi dalam kesempatan kali ini mungkin itu yang bias saya tuliskan dari beberapa yang telah ada. Tradisi yang saya angkat menjadi tulisan ini adalah sebuah tradisi yang ada di sebuah desa yakni desa yang bernama negeri MAMALA.


CINTAILAH KEBUDAYAAN INDONESIA KARENA KALU BUKAN KITA LANTAS SAPA LAGI YANG AKAN MENCINTAI KEBUDAYAAN KITA INI…….CINTA INDONESIA CINTA KEBUDAYAANNYA

Selanjutnya dengan tidak mengurasi rasa hormat  mengharapkan peran serta partisipasi semua pihak dari seluruh Rakyat indonesia serta masyarakat Maluku khususnya ,kiranya dapat memanfaatkan sarana ini sebagai sebuah perkenalan kebudayaan walaupun hanya sedikit yang saya tulis ini., agar dapat bermanfaat bagi orang maupun bagi generasi penerus guna dapat melestarikan dan mengembangkan Adat - Istiadat, Seni dan Budaya Maluku.

Tulisan saya ini terinspirasi dari :
“dan saya sendiri”

Kamis, 04 November 2010

PT.Coca Cola Bottling Indonesia Strength, Weakness, Opportunity and Threat

Coca-Cola Bottling Indonesia merupakan salah satu produsen dan distributor minuman ringan terkemuka di Indonesia. Kami memproduksi dan mendistribusikan produk-produk berlisensi dari The Coca-Cola Company.

Perusahaan ini memproduksi dan mendistribusikan produk Coca-Cola ke lebih dari 400.000 outlet melalui lebih dari 120 pusat penjualan. Coca-Cola Bottling Indonesia merupakan nama dagang yang terdiri dari perusahaan-perusahaan patungan (joint venture) antara perusahaan-perusahaan lokal yang dimiliki oleh pengusaha-pengusaha independen dan Coca Cola Amatil Limited, yang merupakan salah satu produsen dan distributor terbesar produk-produk Coca-Cola di dunia.
Coca Cola Amatil pertama kali berinvestasi di Indonesiapada tahun 1992. Mitra usaha Coca-Cola saat ini merupakan pengusaha Indonesia yang juga adalah mitra usaha saat perusahaan ini memulai kegiatan usahanya diIndonesia. Produksi pertama Coca-Cola di Indonesia dimulai pada tahun 1932 di satu pabrik yang berlokasi diJakarta..
Saat itu perusahaan baru memperkerjakan 25 karyawan dan mengoperasikan tiga buah kendaraan truk distribusi. Sejak saat itu hingga tahun 1980-an, berdiri 11 perusahaan independen di seluruh Indonesia guna memproduksi dan mendistribusikan produk-produk The Coca-Cola Company. Pada awal tahun 1990-an, beberapa diantara perusahaan-perusahaan tersebut mulai bergabung menjadi satu. Tepat pada tanggal 1 Januari 2000, sepuluh dari perusahaan-perusahaan tersebut bergabung dalam perusahaan-perusahaan yang kini dikenal sebagai Coca-Cola Bottling Indonesia.
Saat ini, dengan jumlah karyawan sekitar 10.000 orang, jutaan krat produk kami didistribusikan dan dijual melalui lebih dari 400.000 gerai eceran yang tersebar di seluruh Indonesia.

Analisis SWOT
Analisa SWOT adalah sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi gambaran). Analisa ini menempatkan situasi dan kondisi sebagai sebagai faktor masukan, yang kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing. Satu hal yang harus diingat baik-baik oleh para pengguna analisa SWOT, bahwa analisa SWOT adalah semata-mata sebuah alat analisa yang ditujukan untuk menggambarkan situasi yang sedang dihadapi atau yang mungkin akan dihadapi oleh organisasi, dan bukan sebuah alat analisa ajaib yang mampu memberikan jalan keluar yang baik bagi masalah-masalah yang dihadapi oleh organisasi.
Analisa ini terbagi atas empat komponen dasar yaitu :
1. Strength (S), adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.
2. Weakness (W), adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dari organisasi atau program pada saat ini.
3. Opportunity (O), adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar organisasi dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi dimasa depan.
4. Threat (T) , adalah situasi yang merupakan ancaman bagi organisasi Yang datang dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi di masa depan.


Berikut ini adalah hasil analisis swot pada PT. Coca Cola Bottling Indonesia :
• Kekuatan (Strength)

1. Riset and Development yang intensif
2. Pertumbuhan Penjualan
3. Brand Image
4. Loyalitas Konsumen
5. Keadaan Distribusi dan Pangsa Pasar
6. Harga Produk yang kompetitif dan SDM yang besar dan terlatih
7. Sebagai inovator dalam industri soft drink
8. Mempunyai struktur organisasi yang sangat baik
9. Memiliki kepopuleran merk yang tinggi dan dikenal oleh masyarakat sedunia
10. Coca Cola memenangkan penghargaan untuk kategori kemasan kaleng dari jenis produk yang paling inovatif dan atraktif
• Kelemahan (Weakness)
1. Ketersediaan bahan baku
2. biaya produksi yang tinggi
3. Inovasi dan ekspansi yang lambat dalam mengatasi pesaing dan memenuhi keinginan pasar
4. Coca Cola hanya berbasis pada kategori minuman dan belum merambah ke sektor lain
5. Bagan struktur organisasi yang tidak mencakup semua jabatan yang ada
• Peluang (Opportunity)

1. Segmen Pasar
2. Pertumbuhan Pasar
3. Respon Terhadap Promosi
4. Kestabilan Struktur Harga dan Perkembangan Produk
5. Meningkatkan gaya hidup beberapa konsumen akan softdrink
6. Pendistribusian produk yang mudah ke berbagai daerah karena luasnya jaringan
7. Kerjasama dengan berbagai pihak
8. Pengembangan produk baru jenis makanan
9. Pertumbuhan iklan di internet karena penggunaan internet telah meningkat
10. Semakin meningkatnya pendapatan penjualan PT Coca – Cola
• Ancaman (Threat)

1. Banyak konsumen yang mulai meninggalkan minuman berkarbonasi
2. Di beberapa negara seperti India melarang penjualan coca-cola
3. Inovasi AS ke Irak yang mempengaruhi penjualan coca-cola
4. Tingginya harga bahan mentah
5. Kesulitan mengatur seluruh anak perusahaan sedunia
6. Persaingan produk teh
7. Kebijakan pemerintah
8. Perubahan selera konsumen
9. Masuknya pesaing baru
10. Perang harga dan fluktuasi nilai tukar asing

Rep :www.google.com